AVB Khawatirkan Masa Depannya di Chelsea
Selasa, 28 Februari 2012 | 05:41 WIB
Tak jua mendapatkan dukungan penuh dari Roman Abramovich membuat Andre Villas-Boas (AVB) khawatir bakal mendapat palu pemecatan.
Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas mulai memikirkan soal masa depannya di Stamford Bridge.
Setelah gagal membawa The Blues berkibar di musim pertamanya menangani Chelsea - saat ini klub milik Roman Abramovich itu tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen, dibarengi dengan buruknya performa di Piala FA serta Liga Champions - membuat pelatih berumur 34 itu gundah.
Apalagi dukungan nyata dari Abramovich tak juga didapatkannya secara gamblang.
AVB bahkan mengakui ketegangan di kamar ganti dengan para pemain senior seperti Frank Lampard serta Ashley Cole.
Mantan pelatih FC Porto ini bahkan merasa kalau situasi di Stamford Bridge menyerupai kejadian yang menimpa Carlo Ancelotti tahun lalu. Kendati begitu AVB mengakui kalau ia tak yakin bakal mengikuti nasib Ancelotti yaitu dipecat sebagai pelatih The Blues.
"Saat ini kami dalam situasi yang sama seperti tahun lalu, kondisinya amat persis. Aku pikir aku sudah mendapatkan kepercayaan dari Abramovich, tapiā¦. Pola dari sang pemilik sudah menuju kepada kondisi kejatuhan (pelatih) di kondisi yang sama atau mungkin situasi yang lebih baik," ungkap Villas-Boas kepada stasiun radio Portugal TSF.
"Lalu apa yang akan menjadi reaksinya? Tentu saja menjadi salah satu dari keduanya. Kelanjutan proyek dan kepercayaan penuh atau pola yang sudah terjadi sebelumnya. Aku tak mengetahui sepenuhnya."
Akankah AVB mengikuti jejak Ancelotti yang kemudian dipecat seperti halnya Claudio Ranieri, Luiz Felipe Scolari, Guus Hiddink atau Ancelotti.
Jika melihat rasio kemenangan yang dibukukan AVB bersama Chelsea, amat wajar jika pelatih asal Portugal itu merasa khawatir. Karena jika dibandingkan empat pelatih tersebut rasio kemenangan AVB adalah yang terburuk selama 11 tahun terakhir.
Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas mulai memikirkan soal masa depannya di Stamford Bridge.
Setelah gagal membawa The Blues berkibar di musim pertamanya menangani Chelsea - saat ini klub milik Roman Abramovich itu tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen, dibarengi dengan buruknya performa di Piala FA serta Liga Champions - membuat pelatih berumur 34 itu gundah.
Apalagi dukungan nyata dari Abramovich tak juga didapatkannya secara gamblang.
AVB bahkan mengakui ketegangan di kamar ganti dengan para pemain senior seperti Frank Lampard serta Ashley Cole.
Mantan pelatih FC Porto ini bahkan merasa kalau situasi di Stamford Bridge menyerupai kejadian yang menimpa Carlo Ancelotti tahun lalu. Kendati begitu AVB mengakui kalau ia tak yakin bakal mengikuti nasib Ancelotti yaitu dipecat sebagai pelatih The Blues.
"Saat ini kami dalam situasi yang sama seperti tahun lalu, kondisinya amat persis. Aku pikir aku sudah mendapatkan kepercayaan dari Abramovich, tapiā¦. Pola dari sang pemilik sudah menuju kepada kondisi kejatuhan (pelatih) di kondisi yang sama atau mungkin situasi yang lebih baik," ungkap Villas-Boas kepada stasiun radio Portugal TSF.
"Lalu apa yang akan menjadi reaksinya? Tentu saja menjadi salah satu dari keduanya. Kelanjutan proyek dan kepercayaan penuh atau pola yang sudah terjadi sebelumnya. Aku tak mengetahui sepenuhnya."
Akankah AVB mengikuti jejak Ancelotti yang kemudian dipecat seperti halnya Claudio Ranieri, Luiz Felipe Scolari, Guus Hiddink atau Ancelotti.
Jika melihat rasio kemenangan yang dibukukan AVB bersama Chelsea, amat wajar jika pelatih asal Portugal itu merasa khawatir. Karena jika dibandingkan empat pelatih tersebut rasio kemenangan AVB adalah yang terburuk selama 11 tahun terakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




