MKGR Berharap Golkar Kembali Bersatu
Minggu, 10 Januari 2016 | 22:16 WIB
Jakarta - Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Roem Kono, memastikan bahwa selama ini Partai Golkar sudah menjalankan marwahnya sebagai partai yang besar dari rakyat. Karena itu, tidak ada alasan ada pihak-pihak yang menuntut agar muruah Partai Golkar dikembalikan seperti semula.
"Marwah Partai Golkar sudah jalan. Saya kira nilai-nilai luhur Partai Golkar kita sudah laksanakan, kita punya kader jutaan orang," kata Roem Kono dalam acara HUT MKGR ke-56 di TMP Kalibata, Minggu, (10/1).
Terkait konflik yang terjadi di tubuh Partai Golkar, MKGR kata Roem Kono tidak ingin terlibat. MKGR ditegaskannya, adalah cermin dari persatuan.
"Di sini tidak ada Golkar ARB atau Agung Laksono. Kami semua di sini Golkar, semua anggota MKGR itu Golkar. Kami rindu dan akan bersatu kembali membangun Indonesia. Kami kader Golkar," katanya.
Kembali ditegaskannya, MKGR adalah organisasi yang berprinsip setia kawan dan gotong royong. Guna memperkuat hal ini, dia akan meresmikan kader-kader pemersatu bangsa yang dibekali nilai Pancasila.
"Saya imbau pemerintah perhatikan ormas-ormas yang bantu NKRI dan kenyamanan bangsa," katanya.
Roem kemudian menambahkan, ormas MKGR akan berpihak kepada rakyat. Roem menyebut MKGR akan mendukung pemerataan pembangunan.
"Oleh karena itu kami mendukung sepenuhnya pemerintahan Jokowi sepanjang pemerintahan ini berpihak pada rakyat kecil. Kami membantu mendata rumah-rumah kumuh yang dibangun pemerintah sudah diusulkan pada pemerintah. Saat ini perbaikan rumah kumuh sudah merata, seperti di daerah saya di Gorontalo," ucap Ketua DPP Golkar dari kubu Ical ini.
Ketua BURT DPR ini mengaku akan terus memantau kebijakan pemerintah. Dia juga berharap golkar kembali bersatu dengan tujuan yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




