Solo Great Sale Tarik 230 Ribu Wisatawan

Rabu, 13 Januari 2016 | 18:15 WIB
EF
B
Penulis: Eva Fitriani | Editor: B1
Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo me-launching Solo Great Sale (SGS) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (12/1).
Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo me-launching Solo Great Sale (SGS) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (12/1). (Kementerian Pariwisata/Kementerian Pariwisata)

Jakarta – Event tahunan Solo Great Sale (SGS) 2016 yang akan berlangsung pada 1-29 Februari 2016 ditargetkan mampu menarik 230 ribu wisatawan. Event yang mengangkat tema "Ungkapkan Cinta dengan Bijak Berbelanja" tersebut akan berlangsung di pusat-pusat perdagangan dan perbelanjaan, hotel & restoran, pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di kota Surakarta, Jawa Tengah.

"Event SGS ini sangat efektif dalam mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Solo. Selama satu bulan penyelenggaraan great sale tersebut ,akan menghasilkan transaksi sebesar Rp 125 miliar serta kunjungan wisatawan yang ditargetkan sebanyak 230 ribu orang. Dari jumlah ini, yang menginap di hotel sebanyak 150 ribu wisatawan," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Selasa (12/1).

Menpar menjelaskan, kegiatan seperti SGS ini merupakan bagian dari strategi promosi dengan pendekatan BAS (Branding/PR-ing, Advertising, dan Selling). "SGS merupakan kegiatan selling, sehingga peran pelaku usaha lebih besar dengan penggunaan anggaran 80%, dan sisanya 20% dari dukungan pemerintah," kata Menpar.

Menpar berharap, kegiatan SGS akan menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia lebih banyak lagi serta meningkatkan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang tahun ini ditargetkan sebanyak 12 juta wisman dan 260 juta perjalanan wisnus. "Bulan Februari bertepan dengan musim liburan hari raya Imlek, sehingga event SGS menjadi salah satu daya tarik bagi wisman khususnya dari Tiongkok yang tahun ini kita targetkan sebanyak 2 juta wisman," kata Arief Yahya.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranomo menjelaskan, event SGS 2016 akan diikuti sekitar 700 tenant dari berbagai kalangan pelaku usaha bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, komunitas, serta media (triple helix). Kegiatan ini memiliki daya tarik tinggi lewat pemberian diskon, hadiah langsung, insentif, serta kemeriahan dari berbagai kegiatan seni budaya yang menarik wisatawan. Penyelenggaraan SGS tahun 2015 yang lalu menghasilkan transaksi sebesar Rp 80 miliar serta kunjungan wisatawan sebanyak 194 ribu wisatawan.

"Pihak panitia penyelenggara selama SGS berlangsung akan menyiapan 15 kegiatan antara lain; grebeg Sudiro, Solo Imlek festival, pemecahan rekor Muri menulis kaligrafi Tiongkok 500 meter, pesta kembang api, lampion terbang, festival kampung Tiongkok, festival jenang Solo, Cap Go Meh, sendra tari Ramayana, wayang orang Sriwedari, serta pertunjukan ketoprak Balekambang," kata Ganjar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon