Jonan: Tingkatkan Keamanan di Fasilitas Transportasi Publik

Kamis, 14 Januari 2016 | 17:23 WIB
TD
B
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: B1
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kiri) diperiksa menggunakan alat 'metal detector' oleh petugas bandara saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 26 Desember 2015.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kiri) diperiksa menggunakan alat 'metal detector' oleh petugas bandara saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, 26 Desember 2015. (Antara/Umarul Faruq)

Jakarta - Menyusul terjadinya serangan teror bersenjata di sekitar Gedung Sarinah Thamrin Jakarta, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menginstruksikan peningkatan keamanan di semua fasilitas transportasi publik.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub JA Barata mengatakan, prasarana transportasi publik seperti bandar udara, pelabuhan, dan stasiun KA adalah objek vital, sekaligus tempat berkumpul banyak orang. Begitu juga dengan sarana transportasi publik seperti pesawat udara, kapal laut, dan kereta api.

"Oleh karenanya harus dipastikan keamanan fasilitas transportasi publik dari ancaman apa pun, terutama ancaman teror yang selalu menyasar tempat-tempat konsentrasi massa," kata Barata lewat siaran pers, Kamis (14/1)

Menhub menginstruksikan peningkatan kewaspadaan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan fasilitas transportasi publik, baik oleh organ pengamanan internal maupun oleh aparat kepolisian dan TNI yang diperbantukan.

"Kewaspadaan tidak boleh mengendur selama 24 jam penuh, baik dalam bentuk pengamanan terbuka ataupun tertutup," imbuh Barata.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon