Mengintip Wisata Sejarah di Kota Bandung (3)

Mendatangkan Pengukir Utama Asal Tiongkok

Sabtu, 16 Januari 2016 | 14:43 WIB
ER
B
Penulis: Edo Rusyanto | Editor: B1
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat.
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. (investor daily/edorusyanto)

Jakarta - Gedung lain yang menjadi daya pikat wisata sejarah adalah Gedung Sate yang kini menjadi kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Gedung berwarna putih itu berdiri kokoh. Bagian atapnya dihiasi ornamen ukiran kayu jati berumur hampir 100 tahun.

"Pengukir utamanya 150 orang yang didatangkan dari Tiongkok," ujar Oki seorang pemandu yang menemani Investor Daily, berkunjung ke Gedung Sate, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, para pengukir Tiongkok kemudian dibantu tenaga lokal dari Bandung dan sekitarnya. Pembangunan Gedung Sate berlangsung sepanjang 1920 hingga 1924. "Pembangunannya melibatkan 2.000 pekerja dan menghabiskan dana enam juta Gulden," papar pria muda itu bersemangat.

Kuat dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, seperti dikutip dari wikipedia, tidak terlepas dari bahan dan teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan Gunung Manglayang. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.

Gedung Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990,859 meter persegi (m2), luas bangunan 10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m², teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II 212.976 m², menara 121 m², dan teras menara 205,169 m².

Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan enam buah ornamen sate (versi lain menyebutkan jambu air atau melati), yang melambangkan 6 juta gulden, yakni biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate.

Masih banyak sejarah yang tersimpan di Kota Bandung. Namun, dua gedung bersejarah itu menjadi saksi bahwa Bandung merupakan salah satu kota penting bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Selamat berkunjung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon