Korban Tewas Warga Sipil Akibat Bom Thamrin Bertambah

Minggu, 17 Januari 2016 | 08:23 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dikerahkan dan langsung bergerak dalam insiden peledakan bom dan penembakan di Plaza Sarinah, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (14/1) siang.
Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dikerahkan dan langsung bergerak dalam insiden peledakan bom dan penembakan di Plaza Sarinah, kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (14/1) siang. (Istimewa)

Jakarta- Korban tewas warga sipil akibat serangan teror bom dan penembakan di kawasan Thamrin Jakarta, bertambah menjadi tiga orang setelah Rais Karna dinyatakan meninggal pada Sabtu malam di Rumah Sakit Abdul Mulyo.

"Pasien korban bom Thmarin meninggal dunia atas nama Rais Karna pada Sabtu (16/1) pukul 21.21 WIB," demikian pesan singkat media center bom dari Kepolisian Daerah Metro Jaya kepada Antara pada Minggu (17/1).

Karyawan Bank Bangkok berusia 37 tahun itu sempat mengalami koma selama dua hari akibat luka tembak di bagian kepala pada saat peristiwa serangan terjadi pada Kamis lalu. Kepolisian sudah menyerahkan jenazah korban pada Minggu dini hari kepada keluarga yang berencana akan memakamkan Rais di Bojonggede, Bogor.

Selain Rais, dua korban sipil lain yang juga meninggal akibat serangan bom dan penembakan adalah pria bernama Rico Hermawan dan seorang warga asing asal Kanada, Amel Quali Taher. Kedua orang tersebut tewas di tempat setelah terkena bom yang meledak di pos polisi Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Selain itu, serangan ini juga menimbulkan korban luka sebanyak 32 orang.

Di sisi lain, lima orang yang diduga pelaku serangan juga tewas setelah melakukan aksinya. Dengan demikian, total korban tewas akibat insiden ini sebanyak delapan. Perinciannya lima pelaku dan tiga warga sipil.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa serangan tersebut didalangi oleh anggota kelompok bersenjata ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim, yang kini berada di Suriah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon