Polisi Pastikan Terduga Pelaku Bom Thamrin Sugito Adalah Warga Sipil

Minggu, 17 Januari 2016 | 12:32 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Sejumlah warga Ibukota, tokoh masyarakat dan warga negara asing di Jakarta, melakukan aksi solidaritas dan tabur bunga di beberapa titik tempat kejadian perkara teror bom yang terjadi kawasan sarinah, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Jumat (15/1).
Sejumlah warga Ibukota, tokoh masyarakat dan warga negara asing di Jakarta, melakukan aksi solidaritas dan tabur bunga di beberapa titik tempat kejadian perkara teror bom yang terjadi kawasan sarinah, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Jumat (15/1). (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta,- Status terduga pelaku teror bom atas nama Sugito sudah dipastikan sebagai warga sipil yang turut menjadi korban ledakan di Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat.

"Terduga atas nama Sugito sudah dipastikan adalah warga sipil yang berprofesi sebagai kurir dari Karawang dan bukan terduga pelaku," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal di Jakarta, Minggu (17/1).

Ia menjelaskan setelah proses penyelidikan didapat hasil bahwa Sugito merupakan warga sipil, dengan demikian jumlah terduga pelaku sebelumnya lima orang menjadi empat pelaku pemboman. Dengan demikian, dari delapan meninggal, empat merupakan terduga pelaku teroris, sisanya empat warga sipil sebagai korban.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah merilis nama-nama terduga pelaku teror bom dan korban meninggal yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Berikut delapan orang yang meninggal adalah:

1. Rico Hermawan, jenis kelamin laki-laki, tahun kelahiran 1995, diidentifikasi sebagai warga sipil, diperkuat dari rekaman cctv, terlihat warga Jakarta bersama dengan polantas menuju pos untuk perkiraan terkena tilang.

2. Sugito, tahun kelahiran 1973, warga sipil, bukti identitas otentik dari sidik jari.

3. Dian Joni Kurniadi, tahun kelahiran 1990, jenis kelamin laki-laki, statusnya diduga pelaku, identifikasi dari sidik jari. Korban meninggal di depan halaman Starbucks

4. Afif, alias Sunakin, diduga pelaku, luka tembak, identifikasi dari sidik jari, ciri memakai topi dan kaos biru.

5. Amel Quali Taher, warga negara Kanada, laki-laki, tahun kelahiran 1946, korban meninggal ditembak oleh pelaku, identitas dikenali karena ada paspor di sakunya.

6. Muhammad Ali, diduga pelaku, laki-laki, tahun kelahiran 1976, lokasi meninggal di depan starbucks. Identifikasi otentik dari sidik jari. Terduga teroris meninggal di dalam Starbuks

7. Ahmad Muhazin, diduga pelaku bom bunuh diri di dalam Starbucks, karena ditemukan luka khas di perut hingga dada akibat pusat ledakan.

8. Yang terbaru Rais Karna.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon