LBP Enterprises: Harga SUN Berpeluang Menguat
Minggu, 17 Januari 2016 | 18:14 WIB
Jakarta - LBP Enterprises menyatakan, pergerakan harga SUN selama pekan ini diproyeksi menguat. Hal itu tidak terlepas dari gejolak harga surat utang global pekan lalu, yang bukan disebabkan oleh kalender ekonomi.
"Pelemahan harga SUN terjadi bukan karena perlambatan ekonomi atau kalender ekonomi, karena lebih disebabkan oleh sentimen saja," kata analis LBP Enterprises Lucky Bayu Purnomo di Jakarta, akhir pekan lalu.
Dia menegaskan, pelaku pasar surat utang akan lebih melihat faktor fundamental ekonomi Indonesia saat berdagang sepanjang pekan ini. Meskipun fundamental ekonomi Indonesia saat ini tengah tertekan, pelaku pasar sadar bahwa hal itu sudah terjadi sejak 2014. Hal itu bukan sesuatu yang baru.
Menurut dia, pekan ini, pelaku pasar sudah mulai merespons positif kebijakan-kebijakan ekonomi yang diterbitkan pemerintah pada 2015. Reaksi itu terjadi, meskipun hasil dari paket kebijakan tersebut belum dirasakan pasar.
Faktor lainnya adalah penurunan BI rate pekan lalu, yang akan menjadi stimulus bagi pasar obligasi domestik. Keputusan menurunkan BI rate menunjukkan bahwa pasar finansial Indonesia masih menarik.
Lucky memperkirakan harga SUN dalam satu hingga dua bulan mendatang dapat bergerak pada kisaran 2,5%-3%. Dia merekomendasikan investor untuk mengoleksi SUN jangka menengah dan panjang.
"Perhatikan SUN yang tenornya minimal 10 tahun," kata Lucky. Saat ini, lanjut dia, SUN dengan tenor menengah dan panjang lebih menarik dibandingkan dengan SUN bertenor pendek.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




