DKI akan Larang Pemotongan Hewan di Pasar

Senin, 18 Januari 2016 | 20:38 WIB
AC
B
Penulis: Aris Cahyadi | Editor: B1
Pedagang menata daging ayam jualannya.
Pedagang menata daging ayam jualannya. (Antara/Zabur Karuru)

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menginginkan aktifitas pemotongan hewan di pasar-pasar dihentikan. Sebab sarana dan prasarana pemotongan di pasar dinilai tidak memenuhi standar higienis.

"Makanya kami sudah sering ingatkan pada Pasar Jaya, kami kan ada pemotongan hewan di Dharma Jaya," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, seperti dilansir laman berita resmi Pemprov DKI Jakarta, Senin (18/1).

Basuki menjelaskan, daging ayam yang dipotong di pasar kurang higienis karena darah yang berada di dalam tubuh ayam, saat pemotongan belum keluar semua. Dan sudah langsung dimasukan ke mesin pencabut bulu.

Untuk itu, Basuki memerintahkan kepada seluru pimpinan wilayah mengawasai aktifitas pemotongan hewan dan distribusinya. "Wali kota harus berani menindak, terutama peredaran ayam tiren, harus sering cek pedagang," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon