Ada 50 Pulau di Kepulauan Seribu Dapat Dikembangkan Pariwisata Internasional

Senin, 18 Januari 2016 | 23:24 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Pulau Sebira, Kepulauan Seribu
Pulau Sebira, Kepulauan Seribu (Burufly)

Jakarta - Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan ada sebanyak 110 pulau di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Dari jumlah tersebut ada sebanyak 60 pulau yang sudah dikelola oleh swasta untuk dibuat resort penginapan.

Sedangkan 50 pulau lainnya masih berpeluang dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis kearifan lokal bertaraf internasional. Diantaranya, Pulau Kotok dan Pulau Sebira yang berada di bagian paling luar Kepulauan Seribu.

"Jadi masih ada beberapa pulau yang kondisinya masih baik sehingga bisa dikelola menjadi destinasi wisata unggulan," kata Budi di Balai Kota, Jakarta, Senin (18/1).

Untuk mewujudkan rencana tersebut, pihaknya terus melakukan perbaikan sektor infrastruktur dan transportasi dari dan menuju Kepulauan Seribu. Antara lain, menambah armada kapal penyeberangan yang digunakan sebagai alat angkut penumpang dari ke Pulau Seribu.

"Kami juga berencana membangun kawasan perkampungan baru bagi nelayan yang saat ini tinggal di Kali Adem dan Muara Angke. Saya sudah ditugaskan Gubernur untuk mempersiapkan pembangunan rumah susun di salah satu pulau. Studi kelayakannya sedang dipersiapkan," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Catur Laswanto mengatakan destinasi liburan di daratan Jakarta saat ini sulit dikembangkan karena minimnya lahan yang tersedia. Namun bukan berarti Pemprov DKI akan menyerah begitu saja.

Tetapi akan lebih fokus mengembangkan potensi-potensi wisata yang tersimpan di baliknya. Potensi pariwisata Kepulauan Seribu tak hanya lantaran memiliki kondisi alam bawah laut. Lebih dari itu, kelebihan utama kawasan ini adalah jaraknya yang sangat dekat dengan Jakarta.

"Target kami tak mau bikin pariwisata yang masif seperti Bali, tetapi harus mempertankan kearifan lokal masyarakat di sana. Seychelles punya pengalaman soal ini makanya kami akan tindak lanjuti secara konkret," kata Catur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon