Pedagang Diminta Laporkan Oknum yang Jual Beli Lapak Pasar Johar
Rabu, 20 Januari 2016 | 20:29 WIBSemarang - Penjabat Walikota Semarang, Tavip Supriyanto, meminta para pedagang atau siapapun pihak yang mengetahui ada oknum Dinas Pasar yang menjual beli lapak Pasar Johar Sementara, untuk segera melaporkan padanya.
"Jika ada temuan dan bukti jual beli lapak, saya minta agar bapak-ibu langsung laporkan pada saya. Bawa data-data yang lengkap, agar segera saya tindak," tegas Tavip saat meresmikan Lapak Sementara Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu (20/1)
Orang nomor satu di Kota Semarang itu menjelaskan dalam menyediakan lapak, pihaknya sudah membuat registrasi ulang. Registrasi pedagang dilakukan dengan sistem komputerisasi. "Jadi jangan khawatir. Kalau ada yang main jual beli lapak, laporkan langsung," imbaunya.
Tavip mengatakan, pihak Dinas Pasar Kota Semarang sudah mengerahkan segala kemampuan untuk membangun Pasar Johar Sementara. Oleh karena itu, dia berharap kepada pedagang untuk cepat pindah dari Jalan Agus Salim ke MAJT.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga mendukung pernyataan Tavip. Dia mengingatkan agar tidak ada yang mencari kesempatan dalam kesempitan di tengah penderitaan rakyat karena itu perbuatan dzalim.
"Saya manusia, jenengan (anda) manusia, tidak ada yang kaffah, sempurna. Jangan cari negatifnya. Tapi mari kita cari satu harapan baru bagaimana kita bangkit, mencari rezeki lagi dan pemerintah memberi fasilitas agar bisa membantu bapak ibu," ujar Ganjar.
Ganjar menyatakan pihaknya akan memantau bantuan modal bagi para pedagang dengan ketat. Dari bantuan sebesar Rp 11 miliar, baru disalurkan sebesar Rp 1,938 miliar. Serapannya masih sangat rendah.
"Serapan per 15 Juli 2015, Cuma 337 orang. Itu cuma 789 juta. Kedua ini dibagi, baru 485 pedagang, sebesar Rp 1,149 miliar. Sisanya masih banyak. Tolong agar secepatnya disalurkan. Segera didata. Kalau datanya sudah ada, besok pagi saya cairkan agar bisa segera digunakan," tegas Ganjar.
Pada peresmian lapak sementara Pasar Johar, Bank Jateng menyerahkan bantuan modal tahap kedua sebesar Rp 1,149 miliar. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok pedagang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




