Ungkap Kasus Kopi Beracun, Polisi Minta Waktu

Jumat, 22 Januari 2016 | 15:24 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Ilustrasi kopi.
Ilustrasi kopi. (AFP)

Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, terus menggali kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin (27), usai minum kopi di Cafe Olivier, Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Penyidik perlu waktu menunggu hasil Pusat Laboratorium Forensik dan Psikologi Forensik Mabes Polri, serta merangkai alat bukti sebelum menetapkan siapa tersangkanya.

"Bukan lama. Ini kan proses. Proses kan pasti butuh waktu. Kita ada eksternal faktor. Kalau Anda membuat tesis itu kan tidak boleh mengarang, butuh data, butuh kajian," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/1).

Dikatakan Krishna, penyidik belum menerima dokumen hasil Puslabfor tentang adanya kandungan sianida di dalam kopi, dan berita acara keterangan saksi ahli psikologi forensik terkait karakter salah satu saksi bernama Jessica Kumala Wongso.

"Hasil forensik, kami dokumennya belum terima itu. Kami nunggu dokumen forensik, dokumen ahli lain, kemudian nunggu ekspose ke kejaksaan, hari Selasa kami ekspose," ungkapnya.

Menyoal kapan keluarnya hasil Puslabfor dan keterangan saksi ahli psikologi forensik, Krishna tidak bisa memastikannya karena masih dianalisa.

"Kami sudah komunikasi sama Labfor, mereka mungkin masih proses ya. Kami menunggu, terus komunikasi. Kalau lisan sudah disampaikan, tapi kami tidak bisa melakukan development kasus kalau tidak ada dokumennya," katanya.

Ihwal apakah mengalami kendala atau kesulitan dalam mengungkap kasus ini, Krishna menuturkan, tidak ada penyelidikan yang tidak sulit.

"Intinya saya tidak bosan menyelidiki kasus apa pun, tapi saya jangan dikejar terus. Tunggu, sabar. Insya Allah kami hanya menunggu dokumen-dokumen keterangan ahli yang belum keluar. Kalau lisan, rapat sudah. Tapi dokumennya, berita acaranya kami tunggu," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon