Hadir di Rapimnas Golkar, Menkumham Disoraki
Sabtu, 23 Januari 2016 | 20:11 WIB
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly disoraki sewaktu mengikuti Rapimnas Partai Golkar yang digagas kubu Aburizal Bakrie (ARB). Sorakan dan tepuk tangan mengiringi langkah Yasonna sewaktu memasuki ruang digelarnya Rapimnas di JHCC, Sabtu (23/1).
Yasonna tiba tak lama setelah Menko Polhukam Luhut Pandjaitan datang. Keduanya merupakan perwakilan pemerintah. Selain keduanya, turut hadir presiden ketiga RI yang juga tokoh Golkar, BJ Habibie.
Diketahui, Golkar kubu ARB mengecam sikap menkumham yang dianggap tidak profesional dalam menangani silang sengkarut di partai beringin itu. SK menkumham yang menerima kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono dianggap sebagai biang keladi memanasnya konflik di Golkar.
"Merdeka," ucap sebagian peserta rapimnas di sela-sela sorakan dan tepuk tangan, sewaktu pembawa acara Ferdi Hasan dan Tina Talisa memperkenalkan Yasonna.
Rapimnas Golkar dihadiri sejumlah tokoh, seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua DPR Ade Komarudin, Ketua Umum (Ketum) Perindo Hary Tanoesoedibjo, Presiden PKS Sohibul Iman, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Ketum PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz, dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Ketum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (ARB) yang menggagas rapimnas menyerahkan nasib Golkar kepada pengurus tingkat DPD I. Tindakan maupun langkah politik Golkar ke depan setelah menggelar rapimnas seperti menggelar munaslub bergantung pada sikap pengurus DPD I.
"Tergantung pada peserta rapimnas, karena rapimnas ini mengambil keputusan tertinggi di bawah munas. Mereka, DPD-DPD I yang menentukan apakah diperlukan munas atau munaslub atau tidak," kata ARB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




