Kapolri Minta Anggota Berhati-hati di Media Sosial
Selasa, 26 Januari 2016 | 15:32 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meminta anak buahnya untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial (medsos). Ada beberapa hal yang dilarang dilakukan di dunia maya itu.
Hal itu dikatakan Badrodin saat memberikan sambutan dalam Rapimnas Polri di PTIK Selasa (26/1). Rapim itu dihadiri seluruh pejabat utama Polri dan para Kapolda.
"Gunakan medsos untuk menyampaikan informasi dan pendapat yang benar. Jangan gunakan medsos untuk singgung TNI sehingga menggangu harmonisasi TNI-Polri seperti di Sulsel," kata Badrodin.
Hal lain yang haram dilakukan di medsos, masih kata Badrodin, adalah jangan memposting foto-foto pribadi berbau porno dan konsumtif yang bisa mencemarkan nama baik Polri.
"Masak foto pedicure, menicure, atau cabut bulu ketek di upload. Manfaatkan medsos dengan benar. Rambu-rambu yang sudah ada harap dijaga dan anggota diarahkan karena seringkali kita kena dampak karena itu," sambungnya.
Peristiwa di Sulsel yang dimaksud Badrodin itu adalah kasus yang melibatkan Bripda Andrianto, anggota Sabhara Polres Toraja, Sulsel.
Dalam akun Facebooknya dia telah mendiskreditkan TNI, terkait penanganan teroris di Jalan Thamrin Jakarta beberapa waktu lalu. Status yang dia posting itu menyebut jika TNI bersembunyi di belakang polisi saat ledakan bom.
"Tidak ada yang bisa perbaiki polisi kecuali kita sendiri yang memperbaikinya," pungkas Badrodin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




