Dikhianati Pimpinan, OPM Puncak Jaya Menyerah

Selasa, 26 Januari 2016 | 17:36 WIB
RI
YD
Penulis: Robert Isidorus | Editor: YUD
10 anggota Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) pimpinan Goliat Tabuni yang bermarkas di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya Papua menyerahkan diri.
10 anggota Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) pimpinan Goliat Tabuni yang bermarkas di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya Papua menyerahkan diri. (Suara Pembaruan/Robert Vanwi)

Jayapura - Teranus dan 9 temannya yang sebelumnya menjadi anggota Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka dibawah pimpinan Goliat Tabuni di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, menyerahkan diri, Jumat (15/1) pekan lalu. Teranus mengaku baru pertama kali turun dan melihat Kota Jayapura, ibukota Provinsi Papua.

"Sa (saya) rasa senang, sa tra (tidak) tahu dan bingung mo (mau) berbuat apa. Tetapi saat ini saya sudah bergabung dengan pemerintah," ujarnya dalam bahasa Indonesia yang kurang fasih dengan sejumlah petinggi TNI-Polri di Mapolda Papua.

Teranus mengaku merasa kecewa dengan kepemimpinan Goliat Tabuni yang selama ini berbohong kepada anak buahnya. Sebab selama ini Goliat Tabuni menyebutkan tak pernah berhubungan dengan pemerintah, tetapi ternyata Goliat mengirimkan dua istri dan anaknya untuk bertemu langsung dengan Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo.

"Sa ini yang menjaga pintu keluar masuk Goliat dan melindungi dia (Goliat) dari apapun. Tetapi nyatanya, Goliat lewat pintu belakang menipu kami dan meminta makan dari pemerintah. Ini terbukti dengan adanya foto dua istrinya di kediaman Bupati Puncak Jaya. Foto ini diketahui pada 19 Desember lalu. Apalagi Bapak Bupati juag telah memberi tahu kami bahwa Goliat telah lama membina hubungan dengan dirinya," ujar Teranus, Selasa (26/1).

Karena kecewa Teranus dan sejumlah pengikutnya Goliat langsung menyatakan diri akan bergabung dengan NKRI, melalui Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo. Dengan adanya pernyataan ini Jumat pekan lalu, ke-10 orang ini bersama dengan masyarakat di Puncak Jaya merayakan secara adat dengan bakar batu.

"Karena kami marah dan tak menerima dengan penipuan yang telah dibuat oleh Goliath, kami sempat ngamuk dan mengeluarkan tembankan-tembakan ke atas. Tetapi, tak lama kemudian Goliat pun mengaku di hadapan anak buahnya bahwa selama ini dia sudah berhubungan dengan pemerintah. Goliat pun minta maaf atas perbuatannya dan dirinya berpesan kepada kami untuk tak membuat gerakan tambahan, misalnya dengan merampas senjata, membunuh dan lainnya. Dia juga berpesan silahkan bergabung dengan pemerintah dan saya akan menyusul cepat atau lambat," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon