Polisi Sudah Bidik Tersangka Kasus Kopi

Selasa, 26 Januari 2016 | 17:59 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Ilustrasi kopi.
Ilustrasi kopi. (Wikimedia)

Jakarta - Polisi dan jaksa sebenarnya sudah membidik siapa tersangka di balik kasus kopi beracun yang menewaskan Wayan Mirna Salihin (27). Namun, guna memantapkan penyidikan dan menutup celah terjadinya kesalahan, penyidik perlu mendapatkan keterangan ahli sebagai alat bukti tambahan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan, penyidik dan jaksa telah melakukan koordinasi terkait kasus tewasnya Mirna. Penyidik menyampaikan pemaparan, dan jaksa memberikan masukan.

"Kami paparkan hasil penyidikan, Aspidum dan jajaran memberikan masukan, guidance, tanya jawab. Sejauh ini, mereka mantap dalam penyidikan kami. Yakin terhadap apa yang kami lakukan," ujar Krishna, di Kejati DKI Jakarta, Selasa (26/1).

Dikatakan Krishna, kendati penyidikan polisi sudah dinilai baik, namun perlu ada alat bukti tambahan.

"Beliau (Aspidum DKI Jakarta M. Nasrun) sudah bilang yakin. Tapi kami harus mengantisipasi hal-hal tertentu dalam kaitan dengan pemberkasan dan legal yuridis," ungkapnya.

Menyoal apa masalahnya, Krishna menyampaikan, perlu adanya kelengkapan administrasi penyidikan terhadap saksi ahli.

"Problemnya adalah ada kelengkapan administrasi penyidikan yang dilakukan terhadap tiga saksi ahli. Hari ini dan besok dilakukan. Hari ini ada yang dilakukan, besok berarti ada dua lagi kita upayaan. Kemudian nanti akan kita lakukan gelar perkara (menetapkan tersangka)," katanya.

Penyidik sudah membidik siapa yang akan menjadi tersangka. Karena itu, Krishna tidak mau menyampaikan secara detail teknik penyidikan.

"Tidak boleh semua dibuka. Kamu tahu ga? Orang yang deg-degan ini sekarang lagi nonton dan ingin dengar. Ini polisi lagi ngapain, jaksa ngapain. Saya tahu. Tapi kan karena keterbukaan publik, saya kasih beberapa. Tapi ada hal-hal yang harus rahasia," tandasnya.

Sementara itu, Aspidum DKI Jakarta M. Nasrun membenarkan, pihaknya sudah yakin dengan penyidikan polisi.

"Memang semua sudah yakin, kita juga yakin ya. Tapi, nanti pada saatnya pasti ada tersangkanya," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon