Diperiksa KPK, Budi Supriyanto Irit Bicara

Rabu, 27 Januari 2016 | 19:20 WIB
FS
YD
Penulis: Fana F Suparman | Editor: YUD
Ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Jakarta - Politisi Partai Golkar DPR, Budi Supriyanto diperiksa selama sekitar delapan jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Budi diperiksa terkait kasus dugaan suap pengamanan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) untuk tersangka Abdul Khoir yang juga Dirut PT Windhu Tunggal Utama.

Tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.00 WIB, Budi rampung diperiksa sekitar pukul 17.30 WIB. Usai diperiksa, Budi yang kini menjadi Anggota Komisi X DPR itu memilih irit bicara. Budi mengaku telah membeberkan segala hal yang diketahuinya kepada penyidik mengenai kasus yang juga menjerat koleganya di Komisi V dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti tersebut.

"Saya sudah sampaikan apa yang saya ketahui," kata Budi usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/1).

Budi pun enggan berkomentar saat disinggung awak media mengenai adanya dugaan dirinya turut menerima uang suap dari Abdul Khoir. Termasuk mengenai sejumlah dokumen yang disita KPK di ruang kerjanya saat penggeledahan beberapa waktu lalu. Berbagai pertanyaan tersebut tak digubris Budi yang memilih bergegas masuk ke dalam mobil Kijang Innova putih yang telah menunggunya di pelataran Gedung KPK.

"Tidak, tidak ada," katanya singkat.

Budi yang sebelumnya Anggota Komisi V DPR diduga banyak mengetahui mengenai kasus ini. Dugaan ini menguat setelah ruang kerja Budi digeledah KPK beberapa waktu lalu. Bahkan, Budi telah dicegah KPK bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Berdasar informasi, dari SGD 404.000 total suap yang dijanjikan Abdul Khoir untuk mengamankan proyek pembangunan jalan di Pulau Seram, Maluku yang digarap oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) lX Kempupera, sebesar sebesar SGD300,000 diantaranya ditujukan untuk Budi. Hal ini dilakukan Abdul Khoir lantaran proyek pembangunan jalan itu diduga berasal dari dana aspirasi Budi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon