Meneropong Properti 2016 (3)
Pertumbuhan Terasa Pada Semester II/2016
Minggu, 31 Januari 2016 | 21:09 WIB
Jakarta – Menurut Associated Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto, pertumbuhan sektor properti akan terlihat pada semester II/2016. Asing juga melihat pasar properti di Indonesia masih cukup besar dan tentu ini menjadi tantangan para pengembang.
"Semester kedua nanti bakal terasa dampaknya, terutama untuk sektor residensial dan perkantoran," ujarnya, di Jakarta, belum lama ini.
Ferry Salanto melihat bahwa pada 2017 merupakan ada titik keseimbangan antara demand dan supply bisnis properti. Para pengembang properti disarankan lebih mempersiapkan diri. "Apalagi sudah banyak investor asing terutama dari Asia bakal masuk ke Indonesia," ujar dia.
Hal senada dilontarkan Keller William Realty Indonesia, Tony Eddy. Dia melihat 2016 cukup baik, terutama sektor residensial. Hal itu disebabkan kebutuhan akan hunian ini masih sangat tinggi di Indonesia karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Ignesjz Kemalawarta berpendapat, kebijakan pemerintah menggenjot sektor infrastruktur, seperti jalan tol, kereta api, dan pelabuhan dalam rangka konektifitas, berdampak positif bagi pertumbuhan properti.
Menurut dia, dengan adanya pembangunan infrastruktur yang dikembangkan pemerintah sangat positif buat sektor properti. Terutama, tambahnya, kawasan-kawasan yang bakal dilalui proyek tersebut. "Meski agak tertekan tetapi peluangnya masih ada. Karena perusahaan juga butuh kantor dan hunian," papar dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




