TB Silalahi tidak Merasa Gerah dengan Anas Urbaningrum

Kamis, 1 Maret 2012 | 20:11 WIB
EW
B
Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin (kedua kiri), Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan (kiri), Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, TB Silalahi (kedua kanan), Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP PD, Andi Nurpati (kanan).
Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsudin (kedua kiri), Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan (kiri), Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, TB Silalahi (kedua kanan), Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP PD, Andi Nurpati (kanan). (Antara)
Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat TB Silalahi membantah dirinya mulai gerah melihat ulah ketua umum partainya, Anas Urbaningrum.

"Jangan termakan isu begitu, saya sebagai ketua Komwas selalu berusaha netral, jadi membina partai itu tidak ada gerah-gerahan," kata TB Silalahi saat dihubungi wartawan, Kamis (1/3).

Dia mengatakan sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, selama Anas belum ditetapkan sebagai tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games 2011, Demokrat tetap menghargai dan mendukung dia sebagai ketua umum.

"Tidak ada istilah-istilah gerah, tidak ada perpecahan, tidak semua satu suara, ada saja yang tidak senang kepada ketua umum," kata Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat itu.

Kasus hukum para kader Demokrat, urai dia, akan dipantau terus oleh Komwas dan mereka memegang teguh kode etik partai.

"Tidak gampang kami emosi, kalau kami suka gerah bukan Komwas itu," lanjutnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Ajeng Ratna Suminar mengatakan TB Silalahi selama ini gerah dengan ulah Anas Urbaningrum. Namun dia tidak mengatakan alasannya.

"Ya begitulah, Pak TB (Silalahi) merasa gerah dengan Pak Anas (Urbaningrum)," kata Ajeng saat ditemui di gedung DPR, Kamis (1/3)

Ajeng mengatakan, tugas Komwas akan membersihkan Demokrat dari kader-kader bermasalah.

Sebelumnya, rekomendasi Komisi Pengawas Partai Demokrat untuk segera menindak para kader-kader partai bermasalah termasuk Angelina Sondakh -- tersangka kasus Wisma Atlet SEA Games -- ditanggapi lambat oleh DPP Partai Demokrat.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon