Libur Imlek, Warga Bengkulu Padati Sejumlah Objek Wisata

Senin, 8 Februari 2016 | 20:48 WIB
U
FH
Penulis: Usmin | Editor: FER
Pemandangan Pantai Panjang Bengkulu
Pemandangan Pantai Panjang Bengkulu (Istimewa)

Bengkulu - Warga Bengkulu menghabiskan libur Imlek dengan mengunjungi beberapa tempat objek wisata alam yang ada di daerah ini.

Berdasar pantuan SP, sejumlah objek wisata alam di daerah ini pada hari libur Imlek ramai dikunjungi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga.

Adapun tempat objek wisata di Bengkulu yang ramai didatangi masyarakat pada libur Imlek, antara lain pantai panjang, tapak padri, taman remaja, pantai jakat, dan pantai Sungai Suci di Bengkulu Tengah.

Di tempat objek wisata ini, sejak pagi hingga sore ramai didatangi warga dari berbagai kabupaten di Bengkulu. Hal ini menyebabkan para pedagang makanan dan minuman di lokasi objek wisata ini meraup keuntungan besar.

"Setiap Imlek sejumlah lokasi objek wisata di Bengkulu selalu ramai dikunjungi masyarakat yang datang dari berbagai daerah di Bengkulu, sehingga pedagang makanan dan minuman meraup keuntungan besar, seperti yang terjadi sekarang," kata Hasbullah (37), pedagang makanan dan minuman di ojek wisata Pantai Jakat, Senin (8/2).

Namun, pengunjung ke lokasi objek wisata di Bengkulu pada hari libur Imlek tahun ini, tidak seramai tahun lalu karena sejak Minggu malam hingga Senin daerah ini guyur hujan, sehingga masyarakat tidak banyak yang keluar rumah.

Meski demikian, omset pedagang makanan dan minuman di beberapa lokasi objek wisata di Bengkulu pada libur Imlek meningkat dua kali libat dari hari biasa.

"Kami bersyukur meski hujan masih banyak pengunjung yang datang ke tempat objek wisata padal libur Imlek, sehingga omset penjualan pedagang makanan dan minuman meningkat dari biasanya," ujarnya.

Hal senada diungkapkan, Sobirin (47), pedagang lainnyta. Ia mengaku meski hujan menguyur Bengkulu, sejak Minggu (7/2) hingga Senin (8/2), tapi objek wisata pada libur Imlek masih ramai dikunjungi masyarakat.

Dengan demikian, omset penjualan makanan dan minuman meningkat sekitar 50 persen dari hari biasa. Namun, pendapatan pedagang tidak sebesar pada Imlek tahun lalu mencapai jutaan rupiah.

Namun, pedagang mengaku bersyukur meski hujan barang dagangan mereka masih laku karena pengunjung yang datang ke objek wisata pada libur Imlek lebih ramai dari hari biasa.

"Saya bersyukur Mas, meski hujan pengunjung masih banyak datang ke lokasi objek wisata sehingga omset penjualan kami meningkat pada libur Imlek kali ini," ujarnya.

Sementara itu, aktivitas masyarakat Bengkulu pada hari Imlek tapak sepi. Sebab, sebagian besar tokoh di beberapa tempat di Kota Bengkulu tutup, terutama toko milik orang Tionghoa.

Demikian pula beberapa ruas jalan protokol di Bengkulu, pada libur Imlek terlihat sepi. Kendaraan yang lalu lalang pada jalan tersebut relatif sedikit dibanding hari biasa

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon