Kisaran Harga Kantong Plastik Berbayar Masih Dikaji
Selasa, 9 Februari 2016 | 17:04 WIB
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) masih menggodok besaran biaya harga kantong plastik berbayar.
Kebijakan kantong plastik berbayar rencananya akan diluncurkan 21 Februari 2016 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah. Saat ini sudah ada 23 kabupaten/kota yang menyatakan berkomitmen menerapkan kantong plastik berbayar.
Dari 23 kota/kabupaten itu, 9 kabupaten/kota menyatakan siap menerapkan kantong plastik berbayar yakni, DKI Jakarta, Bandung, Bogor, Aceh, Makassar, Denpasar, Surabaya, Tangerang dan Balikpapan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tuti Hendrawati Mintarsih mengatakan, dari 23 kabupaten/kota yang akan launching kantong plastik berbayar pada 21 Februari, 9 di antaranya menyatakan siap.
"Kami juga mengimbau walikota/bupati mengintensifkan kebijakan ini," katanya dalam media briefing bertema Belanja Cantik Tanpa Kantong Plastik di KLHK, Selasa (9/2).
Tuti menambahkan, Februari hingga Juni uji coba plastik berbayar akan dilakukan. Setelah itu akan ada evaluasi untuk mematangkan kebijakan tersebut.
Terkait harga, Tuti mengakui, KLHK masih akan melakukan diskusi lanjutan dengan Aprindo. Sebelumnya, ada usulan harga minimal per lembar plastik Rp 500.
Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Sudirman, mengatakan, KLHK pada prinsipnya berharap daerah punya komitmen mengurangi penggunaan kantong plastik. KLHK, kata dia, mendorong pemerintah daerah mengeluarkan peraturan walikota, bupati atau peraturan daerah.
"Nantinya KLHK akan menyusun pedoman melalui peraturan menteri," tambah Sudirman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




