Ketua Umum MKGR Minta Pemerintah Kaji Ulang Proyek Kereta Cepat
Rabu, 10 Februari 2016 | 16:28 WIB
Jakarta- Ketua Umum Ormas MKGR pendiri Partai Golkar, Roemkono, menyarankan agar Preside Jokowi mengkaji kembali terhadap proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang menggaet investor dari perusahaan Tiongkok itu.
"Kita perlu mencermati soal investor Tiongkok ini, banyak investor Tiongkok yang melakukan investasi di sini (Indonesia) tapi begitu selesai main ditinggalkan saja, karena mereka berfikir sudah utung. Ini juga perlu di kaji betul-betul," kata Roemkono, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (10/2).
"Jangan bangsa kita ini banyak dibohongi nantinya, yang hanya tergiur dengan adanya investasi besar-besaran tetapi akhirnya menyusahkan negara kita," tambah dia.
Roem menduga, salah satu sinyal bahwa pemerintah harus berhati-hati terhadap investor dari Tiongkok terkait dengan klausul perjanjian dalam pembangunan kereta yang menelan anggaran sebesar Rp 70 triliun itu.
"Buktinya dia (investor) minta jaminan kepada negara melalui APBN, ini suatu kebohongan publik. Dulu bilangnya tidak, tetapi sekarang minta jaminan. Sehingga ini menjadi tanggungan negara nantinya," tandas anggota komisi V DPR RI itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




