Ketua MPR Ingatkan Pemda Serius Tangani Kesenjangan
Kamis, 18 Februari 2016 | 12:56 WIB
Kendari - Ketua MPR Zukifli Hasan menyatakan bangsa Indonesia harus bersyukur dengan adanya Pancasila sebagai perekat perbedaan yang ada. Keberagaman yang ada di Indonesia dinilainya sangat luar biasa namun bisa disatukan dengan falsafah bangsa yakni Pancasila. Pada kesempatan itu, Zulkifli mengingatkan pemda lebih serius menangani kesenjangan.
"Bangsa kita memiliki landasan Pancasila. Pancasila itu adalah kasih, bergotong-royong menghormati perbedaan itulah luar biasanya Indonesia," ujar Zulkifli Hasan saat membuka "Ekpose 8 Tahun Nusa Membangun Sulawesi Tenggara (Sultra)" di Kendari, Kamis (18/2).
Zulkifli mengatakan Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Di negeri ini, dari mana pun asalnya, apa pun agamanya dan apa pun latar belakangnya bisa jadi pemimpin.
Ia mencontohkan, Presiden Jokowi yang awalnya hanya pengusaha mebel dari Solo, bisa terpilih jadi wali kota, gubernur, hingga presiden. Hal itu merupakan kemajuan dari 18 tahun reformasi.
Sama halnya dengan Sultra, lanjutnya, selama delapan tahun Gubernur Nur Alam memimpin, provinsi ini terus mengalami perkembangan yang pesat. Pertumbuhan ekonomi Sultra selama delapan tahun ini berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
"Sultra sering menjadi perbincangan di tataran nasional atas kemajuan pembangunan. Setiap tahun ada laporan terkait perkembangan pembangunan di Sultra. Ini yang patut dicontoh," katanya.
Di samping perkembangan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia serta lainnya, Zulkifli tetap mengingatkan, pertingnya gubernur, bupati, dan wali kota untuk melihat kesenjangan yang terjadi.
"Saat ini kesenjangan antara kaya dan miskin itu cukup meluas dan besar. Di desa-desa itu tidak ada kesenjangan karena memang sama-sama miskin. Ini perlu kita sikapi bersama, gubernur, bupati, dan wali kota bertugas untuk melayani masyarakat serta mencerdaskan anak bangsa," katanya.
Hadir dalam acara itu, antara lain Kepala LKPP Agus Prabowo, anggota DPD dan DPR, serta bupati dan wali kota se-Sultra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




