Aplikasi Apotik Antar Tawarkan Kemudahan Pemesanan Obat

Jumat, 26 Februari 2016 | 16:05 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Jonathan Sudharta, CEO M-Health Tech, yang meluncurkan aplikasi Apotik Antar.
Jonathan Sudharta, CEO M-Health Tech, yang meluncurkan aplikasi Apotik Antar. (Istimewa)

Jakarta - Melihat ceruk pasar yang begitu pesat di era teknologi digital sekarang ini, membuat banyak perusahaan mulai beralih dan ikut terjun dalam mengelola bisnis di sektor tersebut. Tak terkecuali M-Health Tech, sebagai salah satu perusahaan teknologi di bidang kesehatan yang turut andil dan membuat terobosan baru yakni berupa aplikasi Apotik Antar.

Jonathan Sudharta, CEO M-Health Tech, mengklaim aplikasi tersebut sebagai start up pertama di Indonesia yang fokus di bidang kesehatan. Sebab, kata dia, aplikasi ini hadir sebagai solusi untuk menjawab berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat terkait layanan kesehatan.

"Aplikasi ini merupakan pengembangan dari layanan ApotikAntar.com yang sebelumnya telah hadir melayani masyarakat sejak 2012," ungkap dia dalam siaran pers, Jumat (26/2).

Berdasarkan data Accenture, perusahaan global yang bergerak di bidang konsultasi manajemen, hingga Maret 2015 pengguna internet aktif di Indonesia tercatat sebanyak 72,7 juta jiwa. Jumlah tersebut mencapai 28,45 persen dari total populasi di Indonesia sebanyak 255,5 juta jiwa. Dengan total perangkat mobile 308 juta unit, pengguna media sosial aktif telah mencapai 74 juta jiwa dan pengguna social mobile 64 juta penduduk. Rasio antara pelanggan mobile internet dan total populasi pun telah mencapai 121 persen.

Jonathan menambahkan, sambutan dari pelanggan ApotikAntar versi mobile cukup antusias dan menggembirakan. Sejak diperkenalkan pada pertengahan Januari 2016, total pengunduh sudah lebih dari angka 2000 downloader yang mencoba versi mobile ini.

"Selain melayani pembelian obat bebas, via aplikasi ini masyarakat juga dapat melakukan pembelian obat dengan resep dokter serta alat-alat kesehatan," tambahnya.

Sedangkan untuk pembelian obat dengan resep dokter, lanjut dia, pasien dapat melakukan transaksi dengan cara yang sangat mudah, hanya dengan foto resep dan meng-upload foto melalui aplikasi. Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan kualitas dan keaslian obat yang dibeli.

"Saat ini, layanan Apotik Antar sudah berhasil menggandeng lebih dari 200 apotik resmi yang memiliki izin SIA (Surat Izin Apotik) di wilayah Jadetabek," imbuh Jonathan.

Pada masa pengenalan ini, kata dia, pihaknya memberikan promo Free Delivery tanpa minimum pemesanan untuk pengantaran wilayah Jadetabek. Menyusul di tahun ini juga tepatnya di akhir Maret, Apotik Antar juga berencana akan hadir di 12 kota besar di Indonesia lainnya yang sudah terdapat layanan Gojek, sehingga layanan ini dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat luas hingga ke pelosok Indonesia.

"Misalnya saja, order di pesan dari Jakarta untuk penerima yang berada di kota Surabaya. Sehingga aplikasi ini dapat melayani kapan saja dan dimana saja. Target akhir tahun 2016, aplikasi Apotik Antar dapat melayani 80 - 90 persen kota-kota di Indonesia," tambah Jonathan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon