Jelang Imlek, Jeruk Impor Banjiri Kota Pontianak
Rabu, 2 Maret 2016 | 14:46 WIBPontianak - Sepekan menjelang perayaan Tahun baru Imlek, jeruk impor yang didatangkan dari RRT dan Taiwan membanjiri Kota Pontianak. Harga jeruk ini relatif mahal, berkisar Rp 35.000 – Rp 45.000, per Kg atau Rp 100.000, - 150.000, per kotak.
Pantauan SP, Rabu (3/2) pagi tadi di Kota Pontianak, hampir semua toko penjual buah menjajakan jeruk impor jenis Ponkam. Sedangkan jeruk lokal khususnya dari Kabupaten Sambas hampir tidak terlihat di toko.
Achua (45) salah seorang pemilik toko buah di Jalan Gajah mada, Kota Pontianak mengatakan, sudah menjadi kebiasaan pada setiap menjelang tahun baru Imlek, jeruk impor marak di jual. "Apalagi warga lebih menyukai jeruk impor ini dari pada jeruk lokal untuk disediakan di rumah. Rasanya lebih manis dan warnanya cerah," ujarnya.
Beberapa tahun lalu, jeruk impor ini didatangkan secara langsung dari Sarawak Malaysia melalui PLB Entikong di Kabupaten Sanggau. Namun dua tahun terakhir ini jeruk impor itu didatangkan dari Jakarta dan tidak melalui PLB Entikong.
Sementara itu, Kepala dinas Pertanian Pemprov Kalbar, Hazairin mengatakan, sudah menjadi kebiasaan pada saat menjelang Imlek jeruk impor membanjiri Kota Pontianak.
"Namun sangat disayangkan jika para pedagang buah kurang memperdulikan jeruk lokal dan mendahulukan jeruk impor," katanya.
Seharusnya pedagang buah lebih mendahulukan menjual produksi lokal. " Karena rasa jeruk lokal sangat gurih dan tidak kalah dengan rasa jeruk impor. Selain itu harganya relatif lebih murah," jelas Hazairin.
Ia berharap para warga bisa meningkatkan rasa cinta terhadap produk lokal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




