Liburan Imlek, Ribuan Wisatawan Tiongkok Datang ke Manado
Kamis, 3 Maret 2016 | 11:49 WIBManado- Ribuan wisatawan dari Tiongkok akan berkunjung ke Manado Sulawesi Utara, pekan depan. Ribuan wisatawan ini, akan mengunakan beberapa penerbangan carteran. Demikian keterangan Kepala Dinas Periwisata Sulut Joy Korah kepada SP Kamis (4/2).
Ia mengatakan, selama beberapa hari di Kota Manado, para wisatawan akan mengunjungi sejumlah obyek wisata separti Taman Laut Bunaken, Bukit Kasih, Kota Tomohon, Danao Linau, Danao Tondano dan juga Lembah Kota Bitung.
Wisatawan Tiongkok sangat tertarik dengan obyek wisata di Sulut yang beragam. Mereka sudah mengetahuinya melalui promosi yang dilakukan selama ini. "Jadi akan sangat baik dengan banyaknya wisatawan asal Tiongkok masuk Sulut. Ini pasti ekonomi warga akan meningkat, termasuk perhotelan dan restoran,"kata Korah.
Banyaknya wisatawan Tiongkok ini juga terkait dengan hari Raya Imlek yang jatuh pada Senin (8/2) mendatang.
Sementara itu pernak-pernik untuk perayaan Imlek terjual laris di sentra perdagangan Kota Manado karena warga keturunan Tionghoa mulai memburu barang-barang itu. "Jelang perayaan tahun baru Imlek tahun ini, warga Tionghoa mulai memburu pernak-pernik yakni kue keranjang, lampion, pohon imlek, dan kartu ucapan," kata Yatti (45), pedagang di Pasar 45 Manado, Kamis.
Dia mengatakan, para pembeli masih tetap mencari kue keranjang dan kue-kue kering jelang Imlek ini karena kue itu sudah menjadi tradisi di hari Imlek. Omzet penjualan kue pada hari-hari menjelang Imlek bisa mencapai ratusan ribu per hari, katanya, meski terjadi peningkatan pembelian, dia tetap menetapkan harga yang sama seperti hari-hari biasa.
Selain di Pasar 45 Kota Manado juga di swalayan-swalayan yang ada di Kota Manado menjual pernak-pernik Imlek dari yang paling murah sampai untuk warga kelas menengah ke atas. Beberapa hari ini sejumlah pedagang mengaku dapat meraup keuntungan berlipat dari penjualan pernak pernik hiasan Imlek.
Harga yang ditawarkan para pedagang hiasan Imlek ini bervariasi. Lampion merah untuk ukuran yang kecil dijual dengan harga Rp50 ribu per buah sedangkan yang ukuran besar bisa mencapai harga Rp60 ribu per buah. Hiasan lampu yang berukuran besar dijual dengan harga Rp70 ribu dan paling laku dijual. Begitu pula dengan patung dewa uang, meski harganya mahal mencapai ratusan ribu per buah tetapi masih banyak yang membelinya.
Selain itu tulisan yang berarti keberuntungan adalah salah satu pernak pernik hiasan Imlek yang juga laris diburu warga Tionghoa. Kartu ucapan Imlek dan kantung ampau warna merah juga laris. Koko (25) warga Manado yang merayakan Imlek mengatakan dirinya sudah membeli pernak-pernik Imlek sejak pekan lalu, karena selain harganya masih lebih murah, juga bebas memilih.
"Kalau nanti beli pas dekat hari H, harga sudah lebih mahal dan orang-orang berdesakan di pusat kota, karena banyak yang ada di kabupaten dan desa-desa datang Manado untuk belanja," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




