Taekwondo Sulsel Fokus Membina Atlet Muda
Selasa, 6 Maret 2012 | 10:29 WIB
Proses regenerasi yang berjalan baik sejauh ini, membuat TI Sulsel merasa optimis tidak akan mengalami krisis atlet potensial.
Pihak Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku akan fokus melakukan pembinaan atlet muda, untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sekretaris Umum Pengprov TI Sulsel, Muhammad Tahir, di Makassar, Selasa (6/3), mengatakan bahwa pembinaan atlet usia dini itu bukan hanya akan berpusat di Makassar. Melainkan menurutnya, juga di sejumlah daerah lain di Sulsel, seperti Tana Toraja, Luwu, hingga Palopo.
Pembinaan atlet usia muda itu sendiri, kata Tahir lagi, akan terbagi atas dua kelompok. Yaitu untuk usia 14 tahun ke atas yang masuk dalam kategori pra-junior, serta usia 17 yang dikategorikan dalam kelompok junior. "Untuk kalangan mahasiswa, masuk dalam tim utama yang memperkuat Sulsel di kejuaraan nasional, termasuk PON XVIII Riau," ucapnya.
Menurut Tahir, proses regenerasi yang berjalan baik sejauh ini, membuat TI Sulsel merasa optimis tidak akan mengalami krisis atlet potensial. Pihaknya juga yakin kondisi tersebut akan membuat cabang taekwondo bisa lebih diandalkan untuk meraih prestasi membanggakan.
"Saya juga sempat menyaksikan langsung kemampuan atlet muda kita, pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar, Februari 2012. Dan hasilnya cukup menggembirakan," ujarnya.
Sementara, pada Juni depan, TI Sulsel menurut Tahir, bersama beberapa pihak juga kembali akan menggelar kejuaraan pelajar di Makassar. TI Sulsel sendiri berharap bahwa dengan lebih banyak kejuaraan, akan membuat kemampuan atlet semakin maksimal. "Banyaknya kejuaraan kami harapkan bisa menambah motivasi atlet muda untuk terus berlatih," ucapnya.
Pihak Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku akan fokus melakukan pembinaan atlet muda, untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sekretaris Umum Pengprov TI Sulsel, Muhammad Tahir, di Makassar, Selasa (6/3), mengatakan bahwa pembinaan atlet usia dini itu bukan hanya akan berpusat di Makassar. Melainkan menurutnya, juga di sejumlah daerah lain di Sulsel, seperti Tana Toraja, Luwu, hingga Palopo.
Pembinaan atlet usia muda itu sendiri, kata Tahir lagi, akan terbagi atas dua kelompok. Yaitu untuk usia 14 tahun ke atas yang masuk dalam kategori pra-junior, serta usia 17 yang dikategorikan dalam kelompok junior. "Untuk kalangan mahasiswa, masuk dalam tim utama yang memperkuat Sulsel di kejuaraan nasional, termasuk PON XVIII Riau," ucapnya.
Menurut Tahir, proses regenerasi yang berjalan baik sejauh ini, membuat TI Sulsel merasa optimis tidak akan mengalami krisis atlet potensial. Pihaknya juga yakin kondisi tersebut akan membuat cabang taekwondo bisa lebih diandalkan untuk meraih prestasi membanggakan.
"Saya juga sempat menyaksikan langsung kemampuan atlet muda kita, pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar, Februari 2012. Dan hasilnya cukup menggembirakan," ujarnya.
Sementara, pada Juni depan, TI Sulsel menurut Tahir, bersama beberapa pihak juga kembali akan menggelar kejuaraan pelajar di Makassar. TI Sulsel sendiri berharap bahwa dengan lebih banyak kejuaraan, akan membuat kemampuan atlet semakin maksimal. "Banyaknya kejuaraan kami harapkan bisa menambah motivasi atlet muda untuk terus berlatih," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




