Tips Memilih Tempat Tidur Sehat

Kamis, 3 Maret 2016 | 22:05 WIB
DM
FH
Penulis: Dina Manafe | Editor: FER
Beritasatu.com
Beritasatu.com (Beritasatu.com)

Jakarta - Tidur merupakan aktivitas yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karenanya, faktor kenyamanan saat tidur, menjadi hal yang sangat penting. Untuk itu, diperlukan sarana dan tempat tidur yang baik agar metabolisme tubuh tetap berfungsi secara optimal selama aktivitas tidur berlangsung.

Brand Manager King Koil, Reza Ardiananda, mengatakan, tiap individu memiliki kenyamanan berbeda terhadap tempat tidur, khususnya kasur atau matras.

"Orang di desa mungkin lebih nyaman dengan kasur kapuk yang keras, tetapi orang di perkotaan lebih senang dengan spring bed yang lebih lembut dan juga tebal," ujar Reza, usai peluncuran King Koil Signature Series di Jakarta, Kamis (3/3).

Apapun seleranya, menurut Reza, tidak masalah asalkan tidak mengganggu metabolisme tubuh. Ia menyarankan tempat tidur yang sehat adalah yang mampu menopang tubuh secara tepat dan higienitasnya terjaga.

"Yang penting perhatikan pemilihan per di dalam tempat tidur. Bahannya dari apa, berapa zona topangan yang dimiliki, dan apakah per itu mendukung atau tidak. Sebab ujung-ujungnya per inilah yang akan menopang tubuh orang yang tidur di atasnya," jelas Reza.

Sebelum membeli tempat tidur, Reza menyarankan konsumen untuk mencobanya terlebih dahulu. Misalnya, dengan tidur di atasnya minimal 10 sampai 30 menit untuk merasakan secara langsung tingkat kenyamanannya. Bila berbaring dalam beberapa menit tidak terasa pegal, menurut Reza, itulah matras yang nyaman.

"Jangan tertipu dengan tampilan luar, misalnya kalau diduduki terasa empuk. Percaya pada insting saat mencobanya. Kalau berbaring lalu beberapa menit kemudian punggung tidak terasa pegal, maka itulah matras yang nyaman," jelasnya.

Menurut Reza, konsumen juga perlu teliti saat memilih matras yang tepat. Pastikan bahwa tempat tidur memiliki pegas yang dapat menompang semua bagian tubuh secara merata mulai dari kepala, bahu, pinggang, bokong, paha, betis hingga kaki. Itu karena setiap bagian tubuh memiliki massa yang berbeda. Tujuannya agar tidur menjadi lebih sehat, terutama tulang belakang tetap rata dan lebih responsif.

"Susunan pegas dengan tingkat kenyamanan sama akan membuat kualitas tidur tidak maksimal. Efek tenggelam pada bagian tubuh, misalnya bahu, mendapat tekanan tinggi, sehingga tidak nyaman saat tidur menyamping," kata Reza.

Masyarakat disarankan memilih kasur berbahan wool. Wool memiliki tingkat kelembaban baik, sehingga dapat memberikan sirkulasi udara dan memaksimalkan tingkat kenyamanan tidur. Lateks yang memiliki struktur sel terbuka dapat memberikan sirkulasi udara yang baik di dalam matras.

"Sirkulasi udara yang baik tidak hanya menghambat pertumbuhan jamur, tetapi juga mikro organisme lain, sehingga matras lebih higienis dan tidak menimbulkan bau tidak sedap," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon