Wapres Turun Tangan Cari Dana untuk Rio Haryanto

Senin, 14 Maret 2016 | 16:39 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara)

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) turun tangan mencari dana agar pebalap Nasional Rio Haryanto bisa berlaga di ajang bergengsi balap Formula One (F1) seri 2016/2017.

JK mengatakan hendak menelepon beberapa pengusaha agar bersedia mensponsori Rio sehingga bisa berlaga di ajang F1.

"Terima kasih Pertamina sejak enam tahun lalu telah mensponsori (Rio) tetapi karena ini (F1) lebih tinggi, karena itu butuh bantuan pengusaha. Pengusaha nanti saya telepon beberapa untuk ikut membantu. Kita punya dua bulan untuk itu (mengumpulkan dana), saya yakin bisa tercapai," kata JK usai menerima Rio di Istana Wapres, Jakarta, Senin (14/3).

Hal senada dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Menurutnya, Wapres sangat konsen untuk membantu pembiayaan Rio yang kurang sebesar 10 juta euro.

"Beliau (JK) sempat bilang ke Pak Sofjan Wanandi (ketua tim ahli Wapres) coba diundang segera para pengusaha. Kedua, beliau akan segera mengontak BUMN untuk mendukung Rio dan saya melaporkan kepada beliau bahwa kami juga mengalokasikan (dana) untuk Rio," ujar Imam usai mendampingi Rio bertemu Wapres.

Meskipun, lanjut Imam, atas saran Komisi X DPR RI, sebaiknya Rio didanai oleh Kementerian Pariwisata (Kempar). Tetapi, sayangnya belum dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

"Semoga nanti di APBN perubahan bisa dilakukan pengusulan baru di Komisi X DPR RI," harapnya.

Imam mengungkapkan upaya mencari bantuan dana untuk Rio berlaga di ajang F1 telah dilakukan termasuk ke beberapa perusahaan, seperti Garuda Indonesia ataupun melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Tetapi, banyak yang mengatakan masih dalam proses.

Menurut Imam, untuk berlaga di 20 balapan di 20 negara dipastikan Rio membutuhkan dana yang sangat besar.

Oleh karena itu, Imam sangat mengapresiasi upaya yang akan dilakukan Wapres sehingga pembalap nasional ini bisa berlaga di ajang bergengsi F1.

Rio didampingi Menpora Imam Nahrawi dan Direktur Umum PT Pertamina Dwi Soecipto menemui Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, pada Senin (14/3).

Seperti diketahui, untuk berlaga di F1, Rio harus membayar sebesar 15 juta euro atau senilai Rp 225 miliar kepada Manor Racing. Jumlah tersebut cukup besar karena pihak manajemennya, PT Kiky Sport diketahui baru membayar sebesar 8 juta euro. Artinya, masih kurang sebesar 7 juta euro.

Padahal, tenggat waktu yang ditentukan untuk pelunasan adalah bulan Mei 2016. Oleh karena itu, Menpora dan sejumlah pihak berinisiatif mengumpulkan dana agar pebalap berusia 23 tahun tersebut bisa berlaga di F1.

Selain Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora), kegiatan pengumpulan donasi ini juga sudah dimulai oleh para penggemar Rio Haryanto, Ikatan Motor Indonesia DKI Jakarta, serta mantan Pebalap Nasional Alex Asmasoebrata melalui "Gerakan Rp 5.000 untuk Rio".

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon