Ketua DPR: Harus Ada Efek Jera Terhadap Pejabat Terlibat Narkoba

Selasa, 15 Maret 2016 | 16:48 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba jenis Sabu, Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Nofiandi (tengah) dihadirkan dalam keterangan pers di Gedung BNN, Jakarta, Senin (14/3).
Tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba jenis Sabu, Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Nofiandi (tengah) dihadirkan dalam keterangan pers di Gedung BNN, Jakarta, Senin (14/3). (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Ketua DPR, Ade Komaruddin, mengatakan, pihaknya mendukung aparat penegakan hukum untuk memberi tindakan tegas terhadap Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi, dalam kasus narkoba yang melingkupinya.

Menurutnya, seharusnya Wazir memberi contoh baik kepada masyarakat, bukan malah melakukan perbuatan tercela.

"Soal korupsi dan narkoba itu harus diberikan tindakan lebih tegas. Apalagi, dia itu bupati. Harusnya, memberi contoh baik," kata Akom, sapaan akrab Ade, Selasa (15/3).

Menurut dia, bagi setiap pejabat yang melakukan pelanggaran hukum, harus ada tindakan yang membuat jera. Bila perlu, partai juga harus memecat kader demikian.

"Harus ada efek jera," tegas Akom.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon