Angkot Diminta Tak Ngetem, Kadishub DKI Disoraki

Selasa, 22 Maret 2016 | 11:36 WIB
HP
YD
Penulis: Haikal Pasya | Editor: YUD
Demonstrasi sopir angkutan umum di Jakarta, Selasa 22 Maret 2016.
Demonstrasi sopir angkutan umum di Jakarta, Selasa 22 Maret 2016. (Beritasatu.com/ Herman)

Jakarta - Massa pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya di depan Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (23/3). Dalam aksi kali ini, massa yang terdiri dari para sopir KWK ini diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah.

Andri pun ikut naik ke atas truk untuk menjawab tuntutan para pendemo. Ia mengatakan meminta waktu untuk bisa merevisi Peraturan Daerah (Perda) No. 5 tahun 2014 tentang Transportasi yang mengatur pembatasan usia kendaraan di DKI Jakarta. Hal itu sesuai dengan tuntutan para pendemo yang menolak usia kendaraan di bawah lima tahun.

Selain itu, Andri juga meminta kepada para sopir angkutan kota (angkot) untuk mematuhi setiap peraturan berlaku. "Jadi, kalau memang kendaraan Anda semua tidak mau dikandangin, ya ikutin aturan yang ada. Jangan ngetem sembarangan," katanya.

Mendengar hal itu, massa pun bereaksi dengan menyoraki mantan Camat Jatinegara itu. "Huuuuu...." sorak massa. "Kalau nggak ngetem, terus kita mau makan apa? Masa disuruh muter terus!" teriak para pendemo.

Meski demikian, aksi demonstrasi berjalan damai tanpa gangguan. Arus kendaraan di depan Balai Kota juga tidak ditutup, hanya sempat tersendat karena massa meluber ke tengah jalan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon