Eks Wali Kota Kontroversial Toronto Meninggal
Rabu, 23 Maret 2016 | 05:59 WIB
Toronto - Rob Ford, mantan wali kota Toronto, Kanada, yang karirnya diwarnai dengan skandal narkoba, makian dan adu fisik, meninggal karena kanker dalam usia yang baru 46 tahun, Selasa (22/3) waktu setempat.
Selama menjabat, dia terungkap punya masalah kecanduan alkohol dan penggunaan narkoba secara ilegal. Dia juga kerap muncul di video atau foto dalam keadaan mabuk di depan umum.
Terlepas dari itu, setelah kehilangan jabatannya, dia menang telak dalam pemilihan anggota DPRD, jabatan dia hingga meninggal.
Beberapa peristiwa menghebohkan terkait Ford antara lain:
- Menjatuhkan seorang anggota DPRD perempuan usia 63 tahun saat dia menyerbu membela saudaranya, Doug Ford, yang sedang menghina pengunjung di ruang dewan.
- Mengancam melakukan pembunuhan dan terekam dalam video.
- Memaki kepala polisi setempat dengan sebutan nama sangat merendahkan.
Namun popularitas dia tidak berkurang, bahkan setelah dia terekam sedang menggunakan kokain. Ford juga sangat sering menghabiskan waktu bersama para warga yang ingin diambil gambarnya dengan politikus bak selebritis itu.
Ketika dia sedang berusaha menduduki jabatan walikota untuk masa jabatan kedua pada 2014, Ford didiagnosa kanker hanya dua bulan sebelum dilakukan pemilihan. Setelah serangkaian skandal yang terbukti tidak mempan untuk menghentikan dia, tumor malignant liposarcoma dalam perutnya yang bisa melakukan itu.
"Dengan hati pilu dan kesedihan, keluarga Ford mengumumkan kepergian putra, saudara, suami, dan ayah dari anggota dewan Rob Ford, hari ini pada usia 46 tahun," bunyi pernyataan resmi keluarga.
"Sebagai seorang pria yang berdedikasi pada masyarakat, angota dewan Ford menghabiskan hidupnya untuk melayani warga Toronto."
Ketika Ford terpilih sebagai wali kota pada 2010, dia dianggap sebagai figur yang bisa mengakhiri elitisme dan keborosan balaikota. Basis pendukung Ford sebagian besar di wilayah pinggiran, setelah Toronto merger dengan lima kota tetangga pada 1998 dan menghasilkan sebuah megapolitan dengan 2,7 juta warga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




