Anggap Dubes Yusron Rasis, Charles Honoris Protes ke Menlu

Kamis, 31 Maret 2016 | 12:13 WIB
MS
JS
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: JAS
Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra
Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra (Antara/HO)

Jakarta - Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris, mengirimkan pesan kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memprotes pernyataan Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, di Twitter terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Bu Menlu Yang Terhormat, saya bukan pendukung Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta. Saya hanya ingin menyampaikan kekecewaan statement Dubes Yusron dalam Twitter yang bersangkutan terkait Ahok yang cuitannya cenderung rasis dan tidak etis," ungkap Charles dalam pesannya itu, Kamis (31/3).

Kata Charles, seorang dubes adalah perwakilan negara di negara sahabat. Bahkan sebagai simbol NKRI di negara tersebut. Sementara di dalam cuitannya, menurut politikus PDIP itu, Dubes Yusron tidak mencerminkan kebhinekaan yang merupakan salah satu pilar dari bangsa ini.

"Dubes Yusron sudah melecehkan wajah negara dengan pernyataan yang cenderung provokatif dan dapat menebar kebencian SARA," tegasnya.‎

Untuk itu, Charles berharap Menlu bisa merekomendasikan pencopotan Yusron sebagai dubes RI di Jepang karena sudah tidak layak untuk menyandang predikat duta besar.

Diketahui, pada Selasa (29/3), Yusron sempat berkicau melalui akun Twitter miliknya, @YusronIhza_Mhd. Dalam kicauannya, Yusron menyoroti kepemimpinan Ahok yang dianggapnya arogan.

Menurut Yusron, kepemimpinan Ahok yang arogan berpotensi membahayakan masyarakat kecil yang beretnis sama dengan Ahok.

Pernyataannya itu menambahkan pernyataan mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo Prabowo yang juga sempat melontarkan hal senada.

Sementara itu, Ahok menganggap tindakan Yusron sebagai tindakan pengecut yang hanya bertujuan meningkatkan suara untuk kakaknya, Yusril. "Kalau masyarakat percaya kan dapat suara. Menjual agama itu kan tindakan pengecut dan sebenarnya menghina Tuhan. Tuhan saja enggak rasis. Kamu Islam, saya Kristen, tetapi menghirup udara yang sama oleh Tuhan," ujar Ahok.

Yusril Ihza Mahendra, kakaknya Yusron, memang berniat menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta melawan Ahok. Yusril bahkan sudah berjanji akan menyatukan semua parpol mendukung dirinya melawan Ahok di Pilgub mendatang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon