Ruangan Kerja Mohamad Taufik Dijaga Ketat
Jumat, 1 April 2016 | 12:56 WIB
Jakarta - Setelah disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ruangan kerja Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik dijaga ketat oleh petugas pengamanan dalam (pamdal) internal DPRD DKI Jakarta.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, ruangan kerja yang berada di lantai 9, gedung baru DPRD DKI ini, merupakan ruangan kerja empat Wakil Ketua DPRD. Yakni Ferrial Sofyan dari Fraksi Demokrat, Abraham Lunggana (Lulung) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Triwisaksana dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Mohamad Taufik dari Fraksi Gerindra.
Terlihat pintu ruang kerja Taufik disegel oleh plastik segel KPK yang bergambar merah tua dan hitam dengan lambang KPK. Meski hanya ruang kerja Taufik yang disegel, tetapi pintu masuk menuju ruangan kerja keempat wakil ketua DPRD tersebut sudah dijaga ketat oleh pamdal internal yang memakai batik.
Awak media pun dilarang masuk, meski hanya untuk mengambil gambar pintu yang tersegel. Sehingga banyak awak media yang menunggu di luar pintu masuk.
Ketika ditanya mengapa media atau orang lain tidak boleh masuk, petugas pamdal internal tersebut mengatakan sudah ada perintah dari KPK, siapa pun tidak boleh memasuki ruangan para wakil ketua DPRD tersebut. Ruangan ditutup sampai nanti petugas KPK datang untuk mengambil beberapa berkas dan dokumen yang akan dijadikan barang bukti atau bahan penyelidikan.
"Belum boleh masuk. Soalnya, KPK akan datang lagi kesini untuk melakukan pemeriksaan. Jadi selama KPK belum datang, ruangan harus tetap steril," kata petugas itu di lantai 9, gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat (1/4).
Petugas itu menyatakan sejak ruangan Taufik disegel kemarin malam, pukul 20.00, belum ada satu pun wakil ketua dewan yang datang melihat ruangan mereka.
"Ya bagaimana mau kerja. Kan ruangannya disegel. Makanya mereka mungkin memilih tidak datang. Kalau Pak Taufik memang sedang dalam masa reses," terangnya.
Dia tidak bisa memastikan kapan petugas KPK akan datang kembali untuk melakukan pemeriksaan. Hingga hari ini, pihaknya belum diberitahukan informasi apa pun. "Bisa nanti siang, sore atau besok. Kita tidak tahu," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




