Kualifikasi F1 Dikembalikan ke Sistem Lama
Jumat, 8 April 2016 | 01:43 WIB
Federasi balap motor internasional, FIA, membenarkan bahwa pihaknya telah setuju untuk mengembalikan sistem kualifikasi Formula 1 ke format 2015 dan akan segera berlaku pada Grand Prix Tiongkok mendatang.
Di sistem lama, kualifikasi dibagi dalam tiga babak hingga terseleksi 10 pembalap terkencang untuk merebut pole position.
Keputusan ini dibuat setelah seluruh tim peserta kompak menuntut dikembalikannya sistem lama. Mereka menulis surat ke Presiden FIA Jean Todt dan bos Formula 1 mengutarakan tuntutan tersebut.
Sebetulnya prosedur seperti ini tidak diakui di F1, namun karena seluruh tim satu suara akhirnya Todt dan Ecclestone menerima.
Permintaan itu sudah diteruskan kepada Komisi F1 untuk disahkan.
"Atas permintaan seluruh tim dalam surat yang kami terima hari ini (Kamis 7/4), Jean Todt, Presiden FIA, dan Bernie Ecclestone, wakil pemegang hak komersial, menerimanya demi kepentingan kejuaraan dan akan meneruskan kepada Komisi F1 dan Motor Sport Council untuk mengembalikan format kualifikasi seperti pada 2015," bunyi pernyataan FIA.
"Proposal ini, jika disetujui oleh badan-badan pelaksana F1, akan berlaku sejak Grand Prix Tiongkok dan sampai akhir musim."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




