Noken Terbesar Sedunia di Jayapura Masuk MURI

Rabu, 13 April 2016 | 17:21 WIB
RI
B
Penulis: Roberth Isidorus | Editor: B1
Sejumlah pelajar beraktivitas di dekat noken terbesar di Jayapura yang dinyatakan masuk MURI.
Sejumlah pelajar beraktivitas di dekat noken terbesar di Jayapura yang dinyatakan masuk MURI. (Suara Pembaruan/Robert Vanwi)

Jayapura - Noken (sejenis tas khas Papua) dengan ukuran lebar atas 7,2 meter, bawah 10 meter dengan panjang 13,5 meter menjadi catatan sejarah bagi rakyat Papua karena noken tersebut mendapat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam perayaan HUT Bank Papua ke-50.

"Ini noken terbesar dan pertama di persada nusantara Indonesia ini. Oleh karena itu kami catat sebagai replika noken terbesar se-dunia," kata Yusuf Ngadri, Senior Manager MURI usai pemberian piagam rekor MURI di Jayapura, Rabu (13/4) siang.

Menurut dia, bisa dipastikan terbesar sedunia karena noken hanya ada di Indonesia, khususnya wilayah Papua. "Di luar Papua, di dunia manapun tidak ada noken. Kami melihat ini sebagai satu simbolisasi. Noken kan itu wadah untuk menampung sesuatu dan digerakkan atau dibawa kesatu tempat lain," ujarnya.

Harapannya, pada ulang tahun emas Bank Papua ke-50 tahun dengan menghadirkan noken terbesar ini dapat menjadi wahana untuk menampung aspirasi rakyat di Tanah Papua agar terus bergerak maju.

"Semoga ke depan rakyat di Tanah Papua berpartisipasi membangun negeri. Jadi ini simbol bahwa noken sebuah karya budaya tradisional yang memang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Rakyat (PER) Bank Papua Eddy Tamtomo menuturkan pembuatan noken ini dalam rangka HUT Bank Papua ke-50 tahun, pengerjaan noken ini membutuhkan kurang lebih satu setengah bulan. "Kerja noken ini membutuhkan kesabaran dan keuletan para pembuat noken sebanyak 21 mama-mama asli Papua," kata Eddy.

Menurutnya, mama-mama pembuat noken tersebut adalah binaan dari Bank Papua, dalam proses pengerjaannya dilakukan pada satu tempat di daerah Sentani, Kabupaten Jayapura. "Bahan dasar dari noken ini kebanyakan dari kulit pohon Genemo. Tujuan pembuatan ini agar kita semua mengingat akan noken, yang nantinya pasti ke depan kita semua akan membeli dan memakai noken," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon