AS-Filipina Gelar Patroli Bersama di Laut China Selatan
Kamis, 14 April 2016 | 23:56 WIB
Manila – Amerika Serikat (AS) menyampaikan telah menggelar patroli angkatan laut bersama di Laut China Selatan dengan Filipina, Kamis (14/4). Peningkatan armada angkatan laut tersebut karena menuding Beijing memiliterisasi wilayah yang terlibat dalam sengketa teritorial dengan Tiongkok.
Dalam aksi unjuk kekuatan itu, Menteri Pertahanan AS Ashton Carter juga memberikan penumuman bahwa sebanyak 275 tentara dan lima pesawat tempur darat A-10, yang saat ini berada di negara ini untuk latihan perang tahunan, untuk sementara akan tetap berada di negara tersebut.
Langkah itu diduga untuk membuat marah Tiongkok. Namun Carter mengatakan bahwa upaya-upaya Washington untuk memperkuat peranan militernya di wilayah itu bukan dalam rangka memprovokasi.
Kepala pimpinan Pentagon juga menyebutkan AS hanya merespons kecemasan di wilayah itu akibat aksi unjuk kekuatan Tiongkok di Laut China Selatan, termasuk membangun pulau buatan di atas terumbu karang yang disengketakan.
"Negara-negara di Asia Pasifik telah menyuarakan keprihatinan atas reklamasi lahan oleh Tiongkok sehingga muncul ke permukaan baik dalam hal ukuran dan ruang lingkup, serta aksi militerisasinya di Laut China Selatan," ujar Carter usai bertemu dengan Presiden Filipina Benigno Aquino.
Dia menambahkan, patroli angkatan laut bersama, yang dimulai bulan lalu, berkontribusi kepada keselamatan dan keamanan perairan di kawasan itu.
Manila sendiri telah meningkatkan hubungan pertahanan dengan Amerika Serikat demi membantu mendongkrak kemampuan dalam mempertahankan wilayahnya.
Di sisi lain, Tiongkok mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, bahkan termasuk perairan dan bebatuan yang ada di dekat pantai dari beberapa negara tetangga, sehingga saling tumpang tindih dengan klaim-klaim mereka.
Beijing bahkan telah mereklamasi beberapa terumbu karang yang diklaim oleh Manila dan mendirikan bangunan-bangunan di atasnya, yang dituding Filipina dirancang untuk tujuan militer. Namun Tiongkok menyangkal tudingan itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




