Pandangan Veronica Tan tentang Perjuangan Kartini

Kamis, 21 April 2016 | 23:20 WIB
DP
FH
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: FER
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan istrinya, Veronica Tan, saat menjajal bus Transjakarta khusus Wanita. Bus ini diresmikan penggunaannya pada Kamis (21/4).
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan istrinya, Veronica Tan, saat menjajal bus Transjakarta khusus Wanita. Bus ini diresmikan penggunaannya pada Kamis (21/4). (Suara Pembaruan/Deti Mega Purnamasari)

Jakarta - Ketua PKK Provinsi DKI Jakarta sekaligus istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Tan, memiliki pandangan tersendiri dalam memperingati Hari Kartini. Menurutnya, perempuan harus bisa berjuang untuk kebenaran di luar gender.

"Hari Kartini ini ya saya pikir perempuan harus bisa berjuang untuk kebenaran ya di luar gender sebenarnya," ujar Veronica di Balai Kota, Kamis (21/4).

Veronica mencontohkan, di DKI saat ini masih banyak rusun-rusun yang baru dihuni warga. Pihaknya, tengah menggalakkan program KB di rusun-rusun tersebut, mengingat masih ada perempuan yang enggan melakukan KB tanpa restu suami, padahal anaknya sudah dua.

"Nah itu yang kita pikir, kita harus perjuangkan. Maksudnya perempuan harus bisa mengatakan tidak. Karena kan bukan hanya takut atau tidak respek kalau katakan tidak, tapi karena kita harus perjuangkan kebaikan itu," katanya.

Ia mengatakan, di zaman sekarang ini perempuan, terutama yang sudah berkeluarga cukup sulit untuk mengatakan tidak kepada suami. Namun hal tersebut, katanya, bukan berarti sang istri harus tidak menurut pada suami.

"Tapi dalam hal tertentu, kita harus juga memperjuangkan apa yang kita katakan tidak dan kita bisa mempertanggungjawabkan apa yang kita katakan tidak itu," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon