Megawati Sebut Kolonialisme dan Imperialisme Belum Lenyap
Sabtu, 23 April 2016 | 21:36 WIB
Jakarta - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengemukakan, kolonialisme dan imperialisme belum lenyap dari muka bumi ini. Zaman memang sudah berubah dan perkembangan sudah sangat maju. Ruang untuk hadirnya kembali kolonialisme dan imperalisme dalam bentuk aslinya seperti terjadi di abad 18-19 tidak mungkin terjadi. Namun, ada model lain dari dua kekuatan itu yaitu liberalisme dan kapitalisme.
"Zaman memang telah berubah, tetapi kolonialisme dan imperialisme sejatinya belum lenyap. Liberalisme dan kapitalisme menyusup melalui isu finansial global, isu keterbukaan informasi dan teknologi, isu lingkungan, bahkan acap kali dapat berupa kedok hukum internasional," kata Megawati saat menutup sidang International Conference on of Asian Political Parties (ICAPP) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (23/4) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Tidak banyak tokoh yang hadir pada penutupan. Hanya tampak Ketua Panitia atau Standing Comittee ICAPP ke-26 Theo L Sambuaga. Theo sekaligus mewakili Partai Golkar karena posisinya sebagai Wakil Ketua Umum. Selain Theo, tampak sejumlah politisi PDIP mendampingi Megawati seperti Ahmad Basarah dan Hendrawan Supratikno.
Megawati menjelaskan, gerakan kapitalisme dan liberalisme melahirkan kejahatan dalam sektor keuangan dan perbankan, narkotika, bahkan perdagangan manusia. Bahkan dunia saat ini menghadapi perubahan alam seperti global warming dengan dampaknya yang semakin terasakan.
Pada kesempatan itu, mantan presiden RI kelima ini, mendukung penuh kesepakatan partai politik yang dilahirkan ICAPP ke-26 di Jakarta. Kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi Jakarta.
"Saya mendengar secara langsung bagaimana konferensi ini mampu membahas hal-hal strategis terkait jawaban partai politik atas berbagai persoalan dunia saat ini. Kesemuanya dinyatakan dalam dokumen yang disebut 'Deklarasi Jakarta'. Apa yang tertuang dalam Deklarasi Jakarta tersebut sungguh membuat saya pribadi bangga dan sekaligus bergembira," ujarnya.
"Saya menyambut baik Deklarasi Jakarta tersebut, dan komitmen yang terbangun dalam konferensi ini. Diharapkan akan menjadi daya pendorong keseluruhan proses transformasi partai politik sebagai alat untuk memperjuangkan terwujudnya kesejahteraan rakyat," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




