Wapres Paparkan Perhatian Pusat untuk Daerah
Senin, 25 April 2016 | 18:22 WIB
Wates – Perhatian pemerintah pusat terhadap daerah begitu luar biasa. Pada 2016, anggaran transfer daerah mencapai Rp 770 triliun.
"Semua tentu berharap dana yang ditransfer dijalankan dengan baik. Dana transfer pusat (ke daerah) sudah sama dengan kementerian/ lembaga," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-20 di alun-alun Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (25/4).
Menurutnya, tingkat otonomi saat ini telah berjenjang baik bahkan sampai ke desa. "Dana desa sudah Rp 47 triliun, tahun-tahun yang akan datang lebih tinggi lagi. Pemerintah sangat serius menjalankan otonomi yang luas di daerah," ujarnya.
Terkait dana desa, dia berharap adanya peningkatan aparatur desa. Dibutuhkan fungsi dan tugas gubernur, bupati serta wali kota untuk menjaga kredibilitas aparatur desa. "Semua ditentukan oleh kepemimpinan. Apapun sistem yang kita buat, semua tergantung kepemimpinan daerah gubernur, bupati, wali kota sampai kepala desa," ucapnya.
Dia menuturkan, pembangunan daerah tidak berarti membangun kantor yang besar. Pemerintah daerah (pemda) perlu memerhatikan pembangunan infrastruktur seperti jalan hingga pengairan. "Kantor yang besar mewah belum tentu berikan kesejahteraan rakyat. Tapi pertanian, lahan jembatan berikan kesejahteraan rakyat yang baik," tegasnya.
Dia juga mengingatkan bahaya radikalisme di daerah. "Radikalisme lintas negara menyebabkan perlunya pemahaman dan langkah baik di daerah untuk mencegah. Karena kejahatan radikalisme dapat merusak kehidupan berbangsa," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




