Peringatan May Day di Bekasi Tak Boleh Ganggu Car Free Day
Sabtu, 30 April 2016 | 10:19 WIB
Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melarang buruh memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day pada Minggu (1/5) bersamaan dengan acara car free day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu pagi di depan kantor wali kota, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana, akan menutup Jalan Ahmad Yani sejak pukul 05.00 WIB untuk mendukung car free day yang akan dipadati oleh ribuan warga Kota Bekasi.
"Penjagaan akan kami lakukan agar para buruh tidak masuk ke area car free day. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar buruh tak melakukan aksi saat acara car free day masih berlangsung," kata Yayan Yuliana, Sabtu (30/4).
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, Kompol Bayu Pratama, menjelaskan peringatan May Day di Kota Bekasi diarahkan ke Alun-alun Kota Bekasi, Bekasi Selatan.
"Sesuai kesepakatan dengan para buruh, aksi memperingati May Day dilakukan setelah acara car free day selesai yakni setelah pukul 09.00 WIB di Alun-alun Kota Bekasi," kata Bayu Pratama.
Dengan demikian, kata dia, acara car free day dapat berjalan dengan lancar dan para buruh dapat memperingati Hari Buruh Internasional, tanpa mengganggu agenda rutin masyarakat Kota Bekasi.
Dia memperkirakan akan terjadi penumpukan volume kendaraan di sekitar Jalan Veteran dan Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, lokasi tujuan para buruh memperingati May Day.
"Anggota kita bersama Dishub Kota Bekasi akan menjaga dan mengatur lalu lintas di sekitar Alun-alun," katanya.
Dia menambahkan, bagi buruh yang akan bergabung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno diperbolehkan berangkat sejak Minggu (1/5) pagi.
"Keberangkatan mereka akan dikawal dan juga mereka dilarang masuk ke dalam acara car free day di Jakarta," katanya.
Bayu menjelaskan, sekitar 1.800 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub beserta Satpol PP Kota Bekasi akan mengamankan dan mengatur arus lalu lintas di titik krusial seperti di pintu masuk tol dan pusat pemerintahan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




