Saling Klaim Pembebasan Bisa Bahayakan 4 Sandera Lainnya
Senin, 2 Mei 2016 | 12:06 WIB
Jakarta- Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengatakan, keberhasilan pembebasan sandera WNI oleh Abu Syayyaf adalah hasil dari diplomasi multijalur. Selain jalur pemerintah, termasuk TNI di dalamnya, banyak peran strategis dari jalur kelompok sipil lainnya seperti aktivis perdamaian, kelompok agama, lembaga sosial, perusahaan tempat anak buah Kapal bekerja.
"Tak perlu salah satu pihak merasa lebih hebat dari yang lain agar suasana tidak keruh. Kita patut bersyukur semuanya diselesaikan melalui cara nir kekerasan," kata Hanafi Rais di jakarta, Senin (2/5).
Politisi PAN itu menekankan, saat ini jangan terlalu euphoria karena masih ada empat sandera yang masih ditungggu nasibnya. Ia berharap keempat sandera itu segera dibebaskan.
Hal senada dikatakan Ketua Komisi I Mahfudz Siddik. Mahfudz mengaku khawatir saling klaim pembebasan 10 sandera WNI tersebut bisa berdampak buruk kepada empat WNI lainnya yang masih disandera.
"Yang paling penting bukan siapa yang paling berperan. Kita punya empat WNI yang masih disandera. Pemerintah sendiri melalui Kemlu sejak awal sudah sangat intens bekerja menemui Pemerintah Filipina untuk membebaskan sandera. Saya kira pembebasan sandera ini karena sinergi bangsa dan negara Indonesia," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




