Kabur, Penjahat Kambuhan Tewas Ditembak Petugas
Selasa, 10 Mei 2016 | 15:52 WIB
Jakarta - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menembak mati penjahat kambuhan alias residivis spesialis pencurian rumah atas nama Mat Awi, di daerah Jakarta Timur.
Kanit II Jatanras Ditresrkrimum Polda Metro Jaya Kompol Ari Cahya mengatakan, tersangka ditangkap di Jalan Pasar Minggu RT 14 RW 05 Nomor 20, Jakarta Selatan, sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (9/5) kemarin.
"Kami berhasil menangkap empat pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan. Salah satunya merupakan residivis," ujar Ari, Selasa (10/5).
Dikatakan Ari, para tersangka yang ditangkap atas nama Mat Awi (40) dan Dullah Sari (41), asal Sampang, Arif (39) asal Semarang, dan Diva (26) asal Surabaya.
"Mat Awi merupakan ketua kelompok dan seorang residivis. Ia pernah ditahan pada tahun 2004 selama 10 bulan di LP Cipinang, tahun 2005 selama 6 bulan di LP Cipinang dan tahun 2010 di LP Cipinang. Semuanya terkait kasus pencurian," ungkapnya.
Ia menyampaikan, sebelum menjalankan aksi pelaku Mat Awi menggambar lokasi yang akan menjadi sasaran.
"Biasanya pelaku melakukan survei 3 sampai 5 hari sebelum melakukan aksinya. Target sasaran dari pelaku yaitu rumah-rumah mewah dan biasanya dilakukan pada malam hari sampai dini hari di mana para pemilik rumah sedang tertidur lelap," katanya.
Ari menyampaikan, terakhir komplotan pelaku itu beraksi di sebuah rumah mewah di Jalan Adhyaksa IX Nomor 1-2 RT 03 RW 05, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
"Pada saat melakukan pencurian di rumah itu, pelaku Mat Awi dibantu tersangka Dullah Sari, Arif dan Diva. Mereka mengambil tiga ekor macan yang sudah diawetkan, satu buah organ (piano) dan satu buah mixer sound system," jelasnya.
Ia menjelaskan, sasaran yang diambil pelaku rata-rata barang mewah atau barang antik di dalam rumah.
"Pelaku selalu membawa celurit setiap kali melakukan aksinya. Kalau kepergok mereka tidak segan-segan melukai korban. Pada saat kejadian sempat terlihat oleh satpam tetapi karena para pelaku membawa celurit, satpam kabur dan bersembunyi karena takut," jelasnya.
Ari menjelaskan, pada saat dilakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, tersangka Mat Awi mencoba melarikan diri.
"Anggota mengejar dan sudah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara tetapi tidak dihiraukan oleh tersangka. Akhirnya anggota pun melakukan tindakan terukur dengan menembak ke arah kaki dan dada. Tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, namun dia meninggal dalam perjalanan," tegasnya.
Ari menuturkan, para tersangka juga pernah melakukan pencurian di sejumlah TKP lain seperti di Gatot Subroto dan Pancoran, Jakarta Selatan.
Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita satu buah celurit, satu obeng, tang, gunting, tali, satu orgen milik korban, dua ekor macan yang sudah diawetkan, dan satu mixer sound system milik korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




