Polri Diminta Evaluasi Operasi Perburuan Kelompok Santoso

Selasa, 10 Mei 2016 | 20:25 WIB
MS
FH
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FER
Sejumlah aparat gabungan TNI-Polri berjaga di gerbang masuk dan keluar Desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 5 April 2016. Penjagaan dan pemeriksaan setiap kendaraan yang keluar dan masuk itu adalah rangkaian dari taktik mempersempit ruang gerak kelompok teroris Santoso yang kini kian terdesak di hutan Poso. Antara/Basri Marzuki
Sejumlah aparat gabungan TNI-Polri berjaga di gerbang masuk dan keluar Desa Sedoa, Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, 5 April 2016. Penjagaan dan pemeriksaan setiap kendaraan yang keluar dan masuk itu adalah rangkaian dari taktik mempersempit ruang gerak kelompok teroris Santoso yang kini kian terdesak di hutan Poso. Antara/Basri Marzuki

Jakarta - Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddik, mengatakan, pihaknya menilai perlu ada evaluasi menyeluruh atas operasi ‎aparat keamanan dalam memburu Kelompok Teroris Santoso. Sebabnya, Polri sudah memperpanjang masa perburuan kelompok tersebut, yang membuktikan operasi selama ini belum efektif.

"Perpanjangan operasi itu menunjukkan operasi yang dilakukan Polri belum efektif meski sudah dibantu TNI. Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi tersebut," kata Mahfudz Siddik, Selasa (10/5).

Dia juga menilai aparat perlu mempertimbangkan kondisi medan dan pola gerakan kelompok Santoso. Bahkan, bila perlu, pantas dipertimbangkan agar operasi itu tak dipegang lagi oleh Polri.

"Operasi perburuan ini bisa saja dialihkan ke TNI sebagai bagian dari tugas operasi militer selain perang," tegas Mahfudz.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon