Dubes Inggris untuk RI Inginkan Sadiq dan Ahok Jalin Kerja Sama
Kamis, 12 Mei 2016 | 01:06 WIB
Jakarta - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik melakukan kunjungan ke kantor Berita Satu Media Holdings (BSMH), di Jakarta, Rabu (11/5). Dalam kunjungannya kali ini, selain membahas tentang referendum untuk menentukan pilihan akan tetap berada atau keluar dari blok Uni Eropa (UE), yang dikenal dengan Brexit, dia juga membahas soal terpilihnya Walikota Muslim London pertama, Sadiq Khan.
Menurut Moazzam terpilihnya Sadiq Khan sebagai walikota London yang baru menunjukkan bahwa kelompok minoritas dapat menjadi pemimpin di Inggris.
"Pemilihan kepala daerah di London kemarin sangat menariK karena ada warga Muslim yang terpilih. Ada pesan penting yang disampaikan disini bahwa minoritas dapat menjadi pemimpin bila bekerja keras dan Inggris sudah menjadi negara yang beragam. Mari kita lihat bagaimana kinerjanya nanti," katanya.
Dia pun menyamakan kisah kemenangan Sadiq Khan dengan kisah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang juga berasal dari minoritas. Bahkan, Moazzam melihat kemenangan Sadiq Khan dan Ahok bukan karena faktor minoritas tetapi karena masyarakat percaya sang pemimpin terpilih dapat membereskan permasalahan di wilayah tersebut.
"Seseorang harusnya dinilai dari kemampuannya, bukan dari latar belakang orang tersebut," ujar dia.
Dia pun berharap kedua tokoh itu dapat bertemu di Jakarta dan melakukan kesempatan untuk melakukan kerja sama. "Mereka memiliki kesamaan yaitu sebagai pemimpin yang berasal dari masyarakat minoritas. Akan sangat menarik bila Ahok dan Shadiq bertemu," jelas Moazzam.
Sadiq Khan adalah merupakan putra dari pengendara bus asal Pakistan yang terpilih sebagai walikota London. Berdasarkan hasil pemungutan suara, Kamis (5/5), menunjukkan Sadiq Khan dari Partai Buruh menang dengan meraih 56,8% suara. Dia berhasil mengungguli Zac Goldsmith dari Partai Konservatif yang hanya meraih 43,2%.
Alhasil, dia menjadi wali kota London pertama dari muslim. Dia menyampaikan terima kasih kepada kalangan pemilih yang disebutnya lebih mengedepankan sikap persatuan bagi seluruh masyarakat London.
"Pemilu ini bukan tanpa kontroversi dan saya sangat bangga bahwa masyarakat London hari ini memilih harapan untuk bersatu ketimbang rasa takut," kata pria berusia 45 tahun ini dalam pidato kemenangan, Sabtu (7/5).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




