Menhan Akui Ada Bahaya Laten PKI

Jumat, 13 Mei 2016 | 14:53 WIB
YP
AO
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: AO
Menhan Ryamizard Ryacudu
Menhan Ryamizard Ryacudu (istimewa/istimewa)

Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengakui adanya bahaya laten Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia. Menurut Ryamizard, jika ada pihak yang mengatakan tidak bahaya laten tersebut, maka patut dicurigai mereka bagian dari komunisme.

Hal itu disampaikan Ryamizard dalam acara tatap muka dengan purnawirawan TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, dan ormas kepemudaan, dalam rangka antisipasi bangkitnya gerakan PKI. Acara digear di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (13/5).

"Pertemuan ini penting sebagai komponen bangsa yang setia kepada negara Republik Indonesia, berlandaskan Pancasila, dan UUD 1945. Waspada terhadap bahaya laten komunis yang dimotori oleh PKI," ujar Ryamizard dalam pertemuan tersebut.

Dulu, katanya, orang menunturkan bahwa tidak ada lagi bahaya laten komunis. Namun, ternyata sekarang sudah ada bahaya tersebut. Dia justru menduga orang mengatakan tidak ada bahaya laten komunis, karena yang bersangkutan bagian dari komunisme.

"Jika ada yang mengatakan tidak ada bahaya laten komunis, kita patut curiga dia adalah komunis," tandasnya.

Karena itu, Ryamizard mengundang semua komponen bangsa untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya bahaya laten komunisme yang dimotori oleh PKI. Dia pun mengajak ormas keagamaan, ormas kepemudaan, dan seluruh komponen bangsa untuk ikut ambil bagian dalam program bela negara.

"Bela negara dapat membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, bertegaknya negara berdasarkan Pancasila, sehingga bahaya laten komunisme bisa diantisipasi," ujar Ryamizard.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon