Kejar Kelompok Santoso, Polri Rotasi Anggota di Lapangan
Jumat, 13 Mei 2016 | 16:05 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan pihaknya akan terus mengejar kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Santoso alias Abu Wardah.
Untuk itu jenderal bintang empat itu akan melakukan rotasi bagi para anggota Brimob yang selama ini telah berada di lapangan. Tujuannya supaya mereka tidak jenuh dengan situasi yang ada.
"Tentu kita akan perhatikan kejenuhan anggota kita, ketahanan anggota kita sehingga yang sudah cukup lama bertugas disana secara bertahap kita akan lakukan pergantian," kata Badrodin di Mabes Polri Jumat (13/5).
Orang nomor satu ditubuh Polri ini menambahkan apabila pihaknya akan mencegah apabila ada darah baru, baik wajah lama atau baru, yang akan bergabung dengan kelompok Santoso.
"Dia mau (wajah) lama atau baru yang jelas kalau mau masuk ke sana kita akan cegah supaya kekuatan tidak bertambah, makanya kita operasi terus masalah terkait terorisme terutama kelompok Santoso agar tidak membesar," lanjutnya.
Saat ini kelompok ini diyakini tersisa 24 orang. Mereka diyakini menguasai senjata pabrikan seperti M-16 dan SS1. Senjata itu diperkirakan didapat dari Filipina Selatan dan sisa konflik masa lalu.
Menurut Badrodin, kelompok Santoso ini yang juga diperkuat oleh etnis asal Uighur bersembunyi di hutan dengan luas sekitar 60 km persegi.
Luasnya medan pengejaran membuat sekitar 2 ribu anggota TNI-Polri yang terlibat Operasi Tinombala belum berhasil menumpas tuntas kelompok ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




