Ini Gaji 2 Tersangka Kasus Suap Proyek Kempupera
Jumat, 13 Mei 2016 | 18:00 WIB
Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Winangtuningtyastiti diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan suap terkait proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Jumat (13/5). Winan, sapaan Winangtuningtyastiti mengaku dikonfirmasi penyidik terkait gaji yang diterima dua anggota Komisi V, Budi Supriyanto dan Andi Taufan Tiro yang telah menjadi tersangka kasus tersebut.
Kepada awak media, Winan menyebut, gaji pokok Budi dan Andi Taufan sekitar Rp 65 juta. Gaji tersebut tak berbeda dengan yang diterima anggota DPR lainnya.
"Sama. Semua anggota dewan sama. Sekitar Rp 65 juta ya," kata Winan usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/5).
Selain soal gaji, Winan mengaku dicecar penyidik mengenai tugas dan fungsi Budi dan Andi Taufan sebagai anggota DPR. Termasuk mitra kerja mereka.
"(Ditanya) tugas-tugas anggota dewan. Di komisi berapa, pasangan kerjanya apa saja," tuturnya.
Meski demikian, Winan mengaku tak ditanya penyidik mengenai harta kekayaan Budi dan Andi Taufan. Winan juga mengaku tak ditanya penyidik mengenai kunjungan kerja Komisi V ke Maluku yang berujung pada suap proyek Kempupera.
"Nggak. Nggak (ditanya penyidik)," katanya singkat.
Diketahui, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek Kempupera. Tujuh tersangka itu terdiri dari tiga legislator DPR, yakni Damayanti Wisnu Putranti dari Fraksi DPR, Budi Supriyanto dari Fraksi Golkar, dan Andi Taufan Tiro dari Fraksi PAN.
Selain itu, terdapat nama Amran Hi Mustary selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) IX wilayah Maluku dan Maluku Utara; Dirut PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir; dan dua orang rekan Damayanti, Julia Frasetyarini dan Dessy A Julia. Dari tujuh tersangka, baru Abdul Khoir yang telah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Namun, KPK diyakini akan terus mengembangkan kasus ini dan menjerat pihak-pihak lain yang terlibat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




