Evan Dimas Akui Gagal di Espanyol
Kamis, 19 Mei 2016 | 23:29 WIB
Jakarta - Pesepakbola muda Indonesia, Evan Dimas Darmono, mengakui dirinya gagal menembus skuat Espanyol B setelah menjalani program global project La Liga Spanyol. Namun, dirinya mendapatkan pengalaman berlatih di klub tersebut. Sayangnya pemain asal Surabaya itu tak bisa berlanjut dikontrak. Hal itu dikatakan Evan Dimas, saat tiba di Tanah Air dan diterima Menpora Imam Nahrawi.
Selama di Spanyol, kata Evan Dimas, dirinya tidak terus menerus berlatih di lapangan, karena sempat mengalami cedera kaki kanannya, sehingga harus istirahat latihan.
"Karena mengikuti program global project, saya harus menjalani beberapa tahapan kegiatan. Sempat juga berlatih di Espanyol U-19, kemudian melihat fasilitas dan manajemen klub. Saya juga sempat mengunjungi kantor pusat La Liga. Itu menjadi kunjungan terakhir karena setelah itu ternyata diputuskan tak lanjut di Espanyol," terangnya, di Kantor Kempora, Jakarta, Kamis (19/5).
Pulang dari Spanyol, ternyata bobot badan pemain asal Surabaya itu terlihat lebih berisi. Saat ditanya, ia pun mengakui selama disana memang sempat berlatih memperbaiki kondisi fisiknya dan meningkatkan massa ototnya.
"Saya naik dari 58 kg sekarang jadi 62 kg. Saya juga sempat bertanya kepada pelatih fisik di Espanyol dan iri melihat perut pemain-pemain di sana yang berotot dan terlihat kekar. Katanya kalau mau perut bagus, harus fitnes yang rutin, latihan diatur dengan disiplin. Kemudian jangan makan nasi. Makan karbohidrat yang lain. Cukup makan salad, itu baru ototnya bisa keluar semua dan itu sulit bagi saya," ungkapnya.
Sekarang, Evan Dimas memilih bergabung dengan rekan-rekannya di Bhayangkara Surabaya United. Dirinya mengatakan, bakal fokus mengantarkan timnya untuk meraih juara Indonesian Soccer Championship 2016.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




