Kempora Gencar Sosialisasikan Ajang Asian Games 2018

Minggu, 29 Mei 2016 | 18:20 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Sosialisasi Asian Games 2018 di Jakarta Conventions Center, Minggu (29/5).
Sosialisasi Asian Games 2018 di Jakarta Conventions Center, Minggu (29/5). (Istimewa)

Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Asian Games (AG) 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. Salah satunya, dengan membuka stan di pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara 2016 di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta 26-29 Mei 2016.

Dalam stan ini, Kempora memberikan sejarah perjalanan Asian Games hingga persiapan yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi kejuaraan empat tahunan itu.

"Kami ingin terus mengenalkan Asian Games kepada masyarakat. Salah satunya melalui pameran-pameran seperti ini. Yang jelas, sosialisasi akan terus kami lakukan mengingat Asian Games 2018 tidak lama lagi," kata Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kempora, Jonni Mardizal, yang ditemui saat penutupan stan Kempora, Minggu (29/5).

Menurut dia, proses sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara. Selain melalui pameran, kata dia, sosialisasi juga dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat. Selain itu, lanjutnya, sosialisasi juga tidak hanya dilakukan di Tanah Air, namun juga dilakukan di luar negeri. Untuk Sosialisasi Asian Games 2018 secara internasional akan dimulai dari Bangkok, Thailand.

"Sosialisasi di Bangkok mencakup Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Laos. Wilayah itu saling berdekatan. Yang jelas, sosialisasi ini menggunakan sistem zona," kata Jonni.

Setelah Bangkok, kata dia, pihaknya sudah menjadwalkan sosialisasi dengan kejuaraan olahraga empat tahunan terbesar di Asia tersebut di Qatar. Sosialisasi di wilayah ini mencakup kawasan teluk atau Timur Tengah.

"Untuk lokasi sosialisasi yang lain akan ditetapkan kemudian. Yang jelas, sosialisasi Asian Games 2018 wajib dilakukan. Kami ingin seluruh kawasan Asia mengetahui jika Asian Games 2018 dilaksanakan di Indonesia," ucapnya.

Secara berurutan meski belum ditetapkan, sosialisasi Asian Games 2018 akan dilaksanakan di Tiongkok, atau kawasan Asia Tengah, Jepang atau Korea hingga wilayah Asia Selatan yang rencananya akan dilakukan di India.

Sosialisasi ini, kata dia, tidak hanya dilakukan diluar negeri, namun juga dilakukan di Tanah Air. Bahkan, rencananya pengenalan Asian Games 2018 juga akan dilakukan bersamaan dengan "touch relay". "Rencananya, ada 10 kota di Indonesia yang akan menjadi lokasi yang diantaranya adalah Bali," papar dia.

Lebih lanjut Jonni mengatakan, tujuan promosi ke daerah-daerah selain untuk membangkitkan gairah ASIAN Games juga ditujukan untuk menghidupkan industri olahraga secara nilai ekonomi. Secara industri, kata dia, olahraga bisa menjadi ekonomi kreatif yang menjanjikan bagi masyarakat.

"Bisa saja membuat merchandise, kemudian event organizer melirik untuk mengadakan kompetisi olahraga."

Jonni mengatakan, jika Indonesia tidak hanya menggelar Asian Games 2018. Namun, banyak lagi kejuaraan yang pelaksanaannya harus didukung penuhi dengan sarana dan prasarana yang memadai atau standar.

"Tahun ini ada Tafisa 2016 dan PON 2016 di Jawa Barat. Berikut ada PON Remaja 2017 di Jawa Tengah. Semuanya butuh dukungan. Dan Gong-nya adalah Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon